Pacu Daya Saing Produk Indonesia Berbasis Desain Demi Dongkrak Ekspor

Kamis, 24 Januari 2019 - 14:21 WIB
Pacu Daya Saing Produk...
Pacu Daya Saing Produk Indonesia Berbasis Desain Demi Dongkrak Ekspor
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) berkomitmen terus mendorong kinerja ekspor melalui program peningkatan daya saing produk berbasis desain. Salah satunya, melalui ajang Good Design Indonesia (GDI) untuk ketiga kalinya sejak tahun 2017.

“GDI merupakan sebuah pengakuan yang diberikan kepada desainer atau pelaku usaha berorientasi ekspor, atas keberhasilannya menciptakan desain produk yang tidak hanya bernilai seni tinggi, tetapi juga harus memiliki sisi komersial untuk bisa masuk ke pasar ekspor,” ujar Direktur Jenderal Pengembang Ekspor Nasional, Arlinda, usai peluncuran GDI 2019 di kantor Kemendag, Jakarta, Kamis (24/1/2019).

Melalui prestasi di ajang GDI ini, diharapkan para pemenang dapat ‘naik kelas’ dan mendapat pengakuan internasional. Pada penyelenggaraan kali ini, GDI 2019 kembali bekerja sama dengan Japan Institute of Design Promotion (JDP). JDP merupakan pihak penyelenggara G-Mark di Jepang sejak 1956, yang setiap tahunnya diikuti lebih dari 4.000 peserta dari sejumlah negara seperti Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Singapura, China, Hong Kong, dan India.

Melalui kerja sama dengan JDP tersebut, diharapkan penganugerahan GDI juga berhasil membangun reputasi Indonesia di kancah global sebagai salah satu barometer perkembangan desain di dunia. Di samping itu, pada penyelenggaraan yang ke-3 pada 2019 ini, terdapat perubahan dari sisi kategorisasi produk.

Berbeda dari penyelenggaraan pada dua tahun sebelumnya yang membuka pendaftaran untuk 6 kategori, mulai tahun ini GDI akan menerima pendaftaran produk yang terdiri dari 16 kategori dengan masa pengumpulan mulai 24 Januari sampai dengan 24 Maret 2019. Penambahan kategori ini sebagai bentuk dukungan terhadap produk-produk Indonesia agar bisa diterima pasar mancanegara khususnya Jepang, sesuai dengan kategori yang berlaku pada ajang G-Mark.

“Yang membedakan GDI dengan ajang desain lain di Indonesia adalah fokus penjurian yang menekankan tidak hanya dari desain, tetapi juga segi komersial suatu produk yang memiliki peluang di pasar ekspor. Dengan kata lain, GDI ini ditujukan kepada produk-produk yang berorientasi ekspor,” tandasnya.

Keenambelas kategori tersebut yaitu life products (household items), life products (for healthcare and hobby), life products (daily necessities), life products (kitchen tools and home appliances), information and communication technologies (ICT) equipment, furniture/housing fixtures; mobility, product for medical care and manufacturing.

Selanjutnya products for shop and public space; housing (personal residence, small sized appartement, construction method), housing (medium sized, large sized housing complex), construction/interior for industry, commercial facilities and public method), media, contents, package, application/system, service, activities, B to B software, system, service, activities; dan activities for the general public.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Mampu Bersaing di Pasar...
Mampu Bersaing di Pasar Global, 6 Produk RI Raih Good Design Award
Kemendag Pacu Ekspor...
Kemendag Pacu Ekspor dan Daya Saing Produk Alas Kaki dan Kulit
Pacu Ekspor Produk Pangan...
Pacu Ekspor Produk Pangan Olahan Indonesia ke Afrika
Genjot Ekspor Produk...
Genjot Ekspor Produk Go Green, Honicel Tambah Pabrik di Indonesia
Ekpor Produk Pangan...
Ekpor Produk Pangan Olahan Indonesia Paling Laris ke Puerto Rico
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
22 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
1 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
2 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved