Pemerintah Perlu Atur Pendanaan Asing di Startup

Senin, 28 Januari 2019 - 22:06 WIB
Pemerintah Perlu Atur...
Pemerintah Perlu Atur Pendanaan Asing di Startup
A A A
JAKARTA - Pendanaan dari investor asing dinilai bisa menjadi modal bagi perusahaan startup untuk mengembangkan bisnis sehingga pasarnya semakin besar. Namun hal itu menurut pengamat perlu adanya aturan dari pemerintah, sehingga nantinya merugikan bagi perekonomian.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati mengatakan, dalam posisi ini tidak bisa menyalahkan pemain startup karena pemain atau pelaku usaha berpikir kesempatan mengembangkan usahanya. Ketika ada tawaran modal bisa menguntungkan ke usahanya atau tidak.

"Ketika hitungan masuk dampak ke ekonomi nasional. Bukan urusan pelaku usaha," ujarnya di Jakarta, Senin (28/1/2019).

Menurut Enny, ketika siap injeksi modal dari asing itu pilihan bisnis mereka. Jadi, tidak bisa disalahkan kalau investor asing mau masuk. "Perlu risau jika tidak ada aturan main dari pemerintah, selaku pemegang regulator. Itu pemerintah menjawab pertanyaan merugikan konsumen UKM dengan ada digital," katanya.

Aturan, lanjut dia, seperti ada di perempatan jalan, sehingga tidak boleh menghambat. Mesti tahu kapan jalan, kapan berhenti dan bergantian. "Membuat keseimbangan itu dengan aturan yang benar. Tidak boleh menghambat aturan dengan beri kenyamanan supaya tercipta kepastian," tutur Enny.

Karena itu ditambahkan olehnya aturan tersebut yang harusnya dilakukan dari jauh hari. Sehingga, ketika investor yang mau masuk melihat kepastian apa yang mereka peroleh."Kalau secara nature, yang namanya sektor jasa tidak terlalu ekspansif untuk tenaga kerja. Memang tidak besar, ini supporting untuk sektor riil," pungkasnya.
(akr)
Berita Terkait
Analis Sebut Aksi Bakar...
Analis Sebut Aksi Bakar Uang Bisa Bikin Unicorn Jadi Popcorn
7 Startup Unicorn di...
7 Startup Unicorn di Indonesia, Ada yang Valuasinya Tembus Rp45 Triliun
Unicorn Bisa Jadi Semena-mena,...
Unicorn Bisa Jadi Semena-mena, Ayo Pemerintah Semangat Ngatur di Tahun Baru
Keputusan Telkomsel...
Keputusan Telkomsel Masuk Gojek Dinilai Momentum yang Tepat
15 Unicorn dan Centaur...
15 Unicorn dan Centaur Siap Melantai di Bursa RI, Simak Penjelasan BEI
Dilirik Investor, 6...
Dilirik Investor, 6 Startup Ini Punya Potensi Jadi Unicorn Masa Depan
Berita Terkini
Harga Minyak Ikut Lunglai...
Harga Minyak Ikut Lunglai Terpukul Tarif Resiprokal Trump
48 menit yang lalu
Pascalebaran, Harga...
Pascalebaran, Harga Beras, Bawang, Cabai, hingga Daging Mulai Turun
1 jam yang lalu
Mereda, Harga Emas Antam...
Mereda, Harga Emas Antam Hari Ini Turun ke Rp1.819.000 per Gram
2 jam yang lalu
Diguncang Tarif Trump,...
Diguncang Tarif Trump, Pasar Global Kacau Balau
4 jam yang lalu
Respons Kebijakan Tarif...
Respons Kebijakan Tarif Trump, Kadin: Pintu Negosiasi Masih Terbuka
4 jam yang lalu
20 Negara Penyumbang...
20 Negara Penyumbang Terbesar Defisit Perdagangan AS Tahun 2024, Indonesia Urutan Berapa?
12 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Islam dengan...
5 Negara Islam dengan Kekuatan Militer Terkuat di Dunia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved