Batam Punya Klinik Berusaha, Berinvestasi Makin Mudah dan Pasti

Sabtu, 02 Februari 2019 - 02:13 WIB
Batam Punya Klinik Berusaha,...
Batam Punya Klinik Berusaha, Berinvestasi Makin Mudah dan Pasti
A A A
BATAM - Pemerintah membuka Klinik Berusaha di Kota Batam untuk mempermudah perizinan di wilayah tersebut. Dengan dibukanya klinik berusaha, diharapkan dapat memacu peningkatan investasi dan perluasan aktivitas industri, ekspor, serta pariwisata khususnya di Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau.

Adapun klinik berusaha tersebut mencakup fasilitas pelayanan berupa penyelesaian dan pengawalan kasus berusaha pada bidang lahan, lingkungan, lalu lintas barang, keimigrasian, serta ketenagakerjaan.

Sekretaris Kementerian Koordinator (Kemenko) bidang Perekonomian Susiwijono mengatakan, kemudahan perizinan berusaha menjadi salah satu faktor penting untuk menarik investasi, di samping ekosistem lain seperti ketersediaan lahan, insentif, sumber daya, market size, kenyamanan operasional berusaha, dan lain-lain.

Selain mendorong investasi, pemerintah juga terus berupaya meningkatkan ekspor sekaligus mengendalikan impor. "Ini semua untuk menekan defisit transaksi berjalan kita," ujar Susiwijono yang juga selaku Ketua Dewan Pengawas Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam di Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP), Batam, Jumat (1/2/2019).

Sambung dia melanjutkan, meski ketidakpastian global diperkirakan masih ada, namun Indonesia tidak boleh kehilangan momentum. Dia optimistis tren 2019 akan membaik kendati merupakan tahun politik.

"Dari sekian banyak daerah, Batam yang sangat potensial. Saya sangat optimis investasi akan naik di tahun ini. Apalagi pemerintah akan menjamin iklim investasi aman dan kondusif," ungkapnya.

Susiwijono menuturkan, seluruh pemangku kepentingan terus duduk bersama merancang masa depan Batam yang ideal, tanpa meminggirkan urusan di depan mata yang harus diselesaikan, seperti mendorong kegiatan investasi dan berusaha.

"Perbedaan pendapat memang dinamika. Ketidakpastian juga masih ada, tapi yakinlah bahwa kita sedang berproses. Semua harus saling percaya bahwa ini untuk Batam yang lebih baik. Peluncuran ini adalah langkah awal yang nyata untuk menyatukan otoritas Batam," jelasnya.

Peluncuran Klinik Kemudahan Berusaha di MPP Batam ini merupakan bagian dari tugas pengawalan dan pengembangan investasi di Batam, sebagai perwujudan amanat Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha. Klinik Berusaha ini terhubung dengan Satuan Tugas Percepatan Pelaksanaan Berusaha di tingkat Pusat dan Daerah, serta terhubung pula ke Kelompok Kerja Paket Kebijakan Ekonomi melalui Protokol Komunikasi.

Selain itu, investor dan pelaku usaha di MPP Batam juga dapat memilih layanan sesuai kebutuhannya, yaitu mengakses layanan Online Single Submission (OSS) baik melalui Layanan Mandiri, Layanan Berbantuan, maupun Layanan Prioritas. Konten, eligibility penerima layanan, dan proses bisnis Perizinan Berusaha diusahakan untuk semakin sederhana, jelas, tegas, dan berbiaya rendah.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia Juaranya Soal...
Indonesia Juaranya Soal Negara Paling Ribet untuk Berbisnis
UMKM Diajak Urus Perizinan...
UMKM Diajak Urus Perizinan Berusaha Berbasis Resiko
Ubah Wajah Investasi...
Ubah Wajah Investasi RI, BKPM Lakukan Hal Ini
Kemudahan Usaha Keok...
Kemudahan Usaha Keok Lawan Negara Tetangga, Menkeu: Diagnosanya Perlu UU Ciptaker
Jokowi Tegaskan Perizinan...
Jokowi Tegaskan Perizinan Online Berbasis Risiko tidak Kebiri Wewenang Pemda
2.270 Izin Usaha Sudah...
2.270 Izin Usaha Sudah Dicabut Jangan Harap Kembali, Begini Analogi Bahlil
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 menit yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
36 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
48 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
2 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved