Indonesia Ekspor Produk Komponen Elektronik ke AS

Selasa, 05 Februari 2019 - 05:09 WIB
Indonesia Ekspor Produk...
Indonesia Ekspor Produk Komponen Elektronik ke AS
A A A
JAKARTA - PT Sat Nusapersada yang berlokasi di Batam bersama dengan Pegatron Corporation, sebuah perusahaan elektronik yang berkantor pusat di Taiwan telah melakukan ekspor perdana produk pita lebar dan smarthome router ke Amerika Serikat (AS). Pelepasan ekspor mencatatkan total nilai ekspor tersebut yaitu sebesar USD 600 juta per tahun, serta dapat membuka lapangan kerja baru hingga 2.000

"Industri komponen elektronik merupakan industri andalan Taiwan yang berkontribusi sebesar 28,03% terhadap total nilai produksi industri. Untuk itu, Indonesia harus menangkap peluang kerja sama dengan perusahaan Taiwan," ujar Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei, Didi Sumed di Jakarta.

Data terkini National Statistics Republic of China (Taiwan) juga menyebutkan bahwa industri komponen elektronik di Taiwan menyumbang 37,3 % GDP industri manufaktur, disusul industri komputer, elektronik, dan produk optik sebesar 10,2% serta industri bahan kimia sebesar 7,4%.

“Selain dengan Pegatron, kami juga berupaya membantu perusahaan elektronik dalam negeri agar dapat bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan elektronik lainnya di Taiwan. Ini baru dari satu sektor saja, belum lagi sektor lainnya seperti bahan kimia, logam, permesinan, dan lain- lain,” lanjut Didi.

Pada kesempatan itu, Dirut PT Sat Nusapersada menyampaikan, pihaknya bertekad untuk terus menjadi salah satu manufaktur ponsel pintar terbesar di Indonesia. Hingga saat ini, pihaknya telah memproduksi berbagai merek ponsel pintar ternama di dunia seperti Asus, Xiaomi, Huawei, Honor, dan Nokia yang dipasarkan di Indonesia, serta sisanya diekspor ke India, Jerman dan Prancis.

Pegatron merupakan perusahaan pecahan dari ASUS yang berdiri pada 2007. Pegatron memiliki sembilan pabrik di Asia, Eropa, dan Amerika dengan produk utamanya berupa perangkat komputer, alat elektronik, dan perangkat komunikasi. Hanya dalam waktu 10 tahun saja, tepatnya pada 2018, Fortune Global 500 menempatkan Pegatron di peringkat ke-285 dunia berdasarkan nilai pendapatan yang dicapainya, yakni sebesar USD 39,24 miliar.

Pada tahun yang sama, Pegatron juga masuk ke dalam daftar The Top 100 Global Technology Leaders versi Thomson Reuters bersama sebelas perusahaan Taiwan lainnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri Elektronik...
Industri Elektronik di Cikarang Ekspor 40 Ribu Unit Set Top Box ke Brasil
Dukung SNI Produk Elektronika,...
Dukung SNI Produk Elektronika, Kemenperin Siapkan Lab Uji Modern
Kunjungi PT Citra Asia...
Kunjungi PT Citra Asia Raya, Waka BRIN Perkuat Riset Limbah Elektronika
Pandemi Covid-19 Membuat...
Pandemi Covid-19 Membuat Air Purifier True HEPA Filter Banyak Dicari
GSEI 2023 Segera Digelar:...
GSEI 2023 Segera Digelar: Peluang Emas bagi Pelaku Industri Elektronik
Pelaku Industri Ungkap...
Pelaku Industri Ungkap Keunggulan Miliki Pabrik di Dalam Negeri
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
9 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
9 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
10 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
10 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved