Pamer Penerimaan Negara 102,5%, Sri Mulyani Ingin Pengusaha Tak Terlena

Selasa, 19 Februari 2019 - 18:01 WIB
Pamer Penerimaan Negara...
Pamer Penerimaan Negara 102,5%, Sri Mulyani Ingin Pengusaha Tak Terlena
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengingatkan, agar para pengusaha Indonesia tidak terlena seiring mulai meredanya gejolak ekonomi global di awal tahun dibandingkan sebelumnya. Meski begitu mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menerangkan ketidakpastian ekonomi global masih dapat terjadi.

"Jadi kita jangan terlena karena ekonomi global memudar, Kita harus menaikkan kewaspadaan kita," ujar Sri Mulyani dalam acara bertajuk 'Dialog Ekonomi dan Kebijakan Fiskal bersama Menteri Keuangan RI' di Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Selasa (19/8/2019).

Lebih lanjut, Ia memamerkan kinerja Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang membuat APBN 2018 semakin sehat. Dimana penerimaan negara 2018 tercatat 102,5% melebihi target 100%. Menkeu menjelaskan hal tersebut terjadi karena kombinasi harga minyak, kurs rupiah, pertumbuhan ekonomi dan kepatuhan pembayar pajak.

"Kami juga membelanjakan sama kuatnya (dengan penerimaan) 99% belanja dari rencana itu tercapai, itu adalah prestasi yang luar biasa. Belanja pendidikan, kesehatan, belanja modal, belanja daerah itu terlaksana semuanya. APBN kami tutup dengan sehat," paparnya.

Dia pun menekankan bakal terus menekan defist APBN agar tidak melebar. Pasalnya defisit APBN hanya 1,76% lebih rendah dari perkiraan awal sebesar 2,19% di tahun 2019. Angka ini jauh lebih kecil dibandingkan defisit tahun-tahun sebelumnya.

"Itu turunnya signifikan kalau dari nominal triliunnya. Saya yakin bapak ibu yang punya perusahaan mungkin CFO (direktur keuangan) nya tidak bisa melakukan itu. Tapi di sini ada CFO terbaik di dunia (Menkeu terbaik)," ungkapnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Reputasi RI Rusak Soal...
Reputasi RI Rusak Soal Menjaga Defisit APBN di Mata Dunia
Sah, Laporan Pertanggungjawaban...
Sah, Laporan Pertanggungjawaban APBN 2019 Disetujui Banggar DPR
Ini Kerangka Rancangan...
Ini Kerangka Rancangan APBN 2021
Pendapatan Negara Minus...
Pendapatan Negara Minus 12,4% Terbebani Guyuran Insentif
Kemenkeu: APBN 2024...
Kemenkeu: APBN 2024 Dirancang Hadapi Tantangan Dinamika Global di Tahun Pemilu
Realisasi Belanja Negara...
Realisasi Belanja Negara Bulan April Baru Mencapai Rp624 Triliun
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
3 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
4 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
4 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
4 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
4 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
5 jam yang lalu
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved