Menkeu Terapkan Konsep Modern untuk Alokasi Anggaran

Rabu, 20 Februari 2019 - 10:52 WIB
Menkeu Terapkan Konsep...
Menkeu Terapkan Konsep Modern untuk Alokasi Anggaran
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menerapkan beberapa langkah baru dalam mengelola anggaran di setiap kementerian dan lembaga. Hal ini agar anggaran yang dikelola oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menjadi lebih transparan.

Sri Mulyani mengatakan, Kemenkeu telah menerapkan konsep modern dalam mengelola anggaran di setiap kementerian dan lembaga. Salah satunya dengan menginstegrasikan sistem informasi di setiap kementerian dan lembaga.

"Kami akan terus melakukan modernisasi dengan sistem informasi terintegarsi dengan tata kelola negara yang baik akuntabel dan profesional. Jadi, kita harapkan feedback berjalan tepat waktu, juga spending review di kementerian dan lembaga," ujar Sri Mulyani di acara Rakornas Pelaksanaan Anggaran Kementerian/Lembaga Tahun 2019 di Jakarta, Rabu (20/2/2019).

Dia menambahkan, Kemenkeu juga akan terus menggunakan anggaran di kementerian dan lembaga secara hati-hati. Selain itu, penggunaan anggaran pun dilakukan dengan efektif agar tidak terjadi pemborosan.

"Kita menyampaikan bahwa uang/dana harus digunakan secara efektif dan efisien agar tidak dilakukan pemborosan ataupun menimbulkan biaya lebih, yakni biaya untuk mendapatkan dana tersebut," tegasnya.

Sri Mulyani berjanji akan terus menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar tetap sehat dan kuat. Dia menegaskan, fundamental ekonomi akan semakin kokoh dengan APBN yang dikelola dengan sehat. "Kita memiliki tools untuk memperbaiki alokasi guna membantu kementerian dan lembaga merencankan pembangunan," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu Marwanto Harjowiryono mengatakan, pihaknya akan menekankan sinergi antar kementerian dan lembaga dalam melaksanakan APBN di tahun 2019. Hal ini, tegas dia, merupakan instruksi langsung dari Menkeu Sri Mulyani.

"Arahannya agar pelaksanaan evaluasi kinerja tidak hanya menyangkut pada pelaksanaan anggaran, tapi juga proses penganggarannya, apakah anggaran yang diajukan dan disetujui dan ditetapkan APBN betul dapat dilaksanakan," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Realisasi APBN Semester...
Realisasi APBN Semester I/2020, Sri Mulyani: Memburuk Sepanjang Tahun
Sri Mulyani Pastikan...
Sri Mulyani Pastikan Daerah Kantongi Tambahan Dana Insentif
Sri Mulyani Beberkan...
Sri Mulyani Beberkan Arah Belanja Tahun Depan yang Tembus Rp3.304 Triliun
Sah! RAPBN 2023 Jadi...
Sah! RAPBN 2023 Jadi Undang-undang: Belanja Negara Tembus Rp3.000 Triliun
Biar Enggak Resesi,...
Biar Enggak Resesi, Sri Mulyani Kebut Belanja Pemerintah
Sri Mulyani Berpikir...
Sri Mulyani Berpikir Keras Biar Generasi Muda Paham APBN
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
6 menit yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
30 menit yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved