Penyetaraan Gaji Kepala Desa ditunda, Begini Penjelasan Menkeu

Rabu, 20 Februari 2019 - 11:57 WIB
Penyetaraan Gaji Kepala...
Penyetaraan Gaji Kepala Desa ditunda, Begini Penjelasan Menkeu
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani membeberkan alasan penundaan penyetaraan gaji kepala desa dan perangkat desa lainnya. Penyesuaian gaji setara Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan IIA yang sebelumnya bakal direalisasikan Maret 2019, rencananya baru akan berlaku efektif tahun depan.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengatakan, desain penyetaraan gaji kepala desa ini baru dibuat. Desain ini baru akan selesai tahun ini agar tidak mengubah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 yang telah disusun.

"Kalau untuk tahun 2020 kita lihat karena itu mulai di Januari untuk tahun 2019 adalah kita desain itu. Kita desain anggarannya dan fiskalnya karena berbeda-beda agar tidak mengubah APBN," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (20/2/2019).

Dia mengatakan, Kemenkeu dalam mendesain gaji kepala desa ini juga melihat konteks keuangan yang dibutuhkan. Hal ini dilakukan agar keputusan ini disamakan dengan anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) untuk pembangunan desa.

" Jadi masa transisi di 2019 dilihat dari konteks keuangannya. Kalau di 2020 kalau sudah direncanakan ke sana bisa dilakukan DAU dan di desa yang mampu membayarkannya, jadi kita lihat transisinya," jelasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Realisasi APBN Semester...
Realisasi APBN Semester I/2020, Sri Mulyani: Memburuk Sepanjang Tahun
Sri Mulyani Beberkan...
Sri Mulyani Beberkan Arah Belanja Tahun Depan yang Tembus Rp3.304 Triliun
Sah! RAPBN 2023 Jadi...
Sah! RAPBN 2023 Jadi Undang-undang: Belanja Negara Tembus Rp3.000 Triliun
Sri Mulyani Berpikir...
Sri Mulyani Berpikir Keras Biar Generasi Muda Paham APBN
Kejar Pendapatan Negara...
Kejar Pendapatan Negara Rp2.463 Triliun di RAPBN 2023, Sri Mulyani Didukung DPR
Biar Enggak Resesi,...
Biar Enggak Resesi, Sri Mulyani Kebut Belanja Pemerintah
Berita Terkini
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
7 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
9 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
10 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
11 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
13 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
13 jam yang lalu
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved