Harga Patokan Ekspor Produk Tambang Lebih Tinggi Bulan Ini

Jum'at, 01 Maret 2019 - 19:15 WIB
Harga Patokan Ekspor...
Harga Patokan Ekspor Produk Tambang Lebih Tinggi Bulan Ini
A A A
JAKARTA - Harga Patokan Ekspor (HPE) untuk produk pertambangan yang dikenakan Bea Keluar (BK) untuk periode Maret 2019 tercatat masih lebih tinggi dari bulan sebelumnya. Dibandingkan dengan HPE periode Februari 2019, sebagian besar komoditas mengalami kenaikan HPE karena dipengaruhi fluktuasi harga internasional yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 15 Tahun 2019, tanggal 25 Februari 2019.

“HPE beberapa produk pertambangan sebagian besar mengalami kenaikan disebabkan oleh adanya fluktuasi harga internasional. Produk konsentrat tembaga, konsentrat timbal, konsentrat seng, konsentrat rutil, nikel, dan bauksit yang mengalami kenaikan,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Oke Nurwan di Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Sejumlah produk pertambangan yang dikenakan BK adalah konsentrat tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat timbal, konsentrat seng, konsentrat ilmenit, konsentrat rutil, nikel, dan bauksit yang telah dilakukan pencucian.

Perhitungan harga dasar HPE untuk komoditas konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat ilmenit, dan konsentrat rutil bersumber dari Asian Metal. Sedangkan konsentrat tembaga, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat timbal, konsentrat seng, nikel, dan bauksit bersumber dari London Metal Exchange (LME).

Dibandingkan periode sebelumnya, produk pertambangan yang mengalami kenaikan harga rata- rata pada periode bulan Maret 2019 adalah konsentrat tembaga (Cu ≥ 15%) pada periode Maret 2019 ditetapkan dengan harga rata-rata USD 2.264,75/WE atau naik sebesar 2,42%. Sedangkan konsentrat timbal (Pb ≥ 56%) dengan harga rata-rata USD 845,90/WE atau naik sebesar 4,62%.

Selanjutnya konsentrat seng (Zn ≥ 51%) dengan harga rata-rata USD 724,98/WE atau lebih tinggi sebesar 10,48% serta konsentrat rutil (TiO2 ≥ 90%) dengan harga rata-rata USD 890,48/WE atau menguat sebesar 0,80%. Sementara nikel (Ni < 1,7%) dengan harga rata-rata USD 17,71/WE atau naik sebesar 10,82%, dan bauksit yang telah dilakukan pencucian (Al2O3 ≥ 42%) dengan harga rata-rata USD 25,08/WE atau naik sebesar 0,18%.

Sedangkan produk yang mengalami penurunan dibandingkan HPE periode sebelumnya adalah konsentrat mangan (Mn ≥ 49%) ditetapkan dengan harga rata-rata USD 281,06/WE atau turun sebesar 5,31% dan konsentrat ilmenit (TiO2 ≥ 45%) ditetapkan dengan harga rata-rata USD 213,38/WE atau turun sebesar 0,05%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Update HPE Produk Pertambangan...
Update HPE Produk Pertambangan di Januari 2022: Beberapa Komoditas Merangkak Naik
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Awal Juni, Harga Komoditi...
Awal Juni, Harga Komoditi Pertambangan Meningkat
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Smelter China Bandel,...
Smelter China Bandel, Menperin: Kami Catat!
Ini Strategi Kementerian...
Ini Strategi Kementerian Perdagangan Dongkrak Ekspor Nasional
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
9 jam yang lalu
Infografis
Ini Kisaran Gaji Rektor...
Ini Kisaran Gaji Rektor di Perguruan Tinggi Negeri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved