Pemberdayaan UMKM Daerah Butuh Keberanian Regulasi Pemerintah

Minggu, 17 Maret 2019 - 01:13 WIB
Pemberdayaan UMKM Daerah...
Pemberdayaan UMKM Daerah Butuh Keberanian Regulasi Pemerintah
A A A
JAKARTA - Menjamin kelangsungan hidup suatu bangsa haruslah dapat mengerti apa yang diinginkan oleh rakyatnya, salah satunya adalah kesejahteraan. Dan hal ini membutuhkan keberanian pemerintah, khususnya daerah, melalui regulasinya.

Hal ini diutarakan profesional dan praktisi ekonomi, Tommy Andri Wardhana. Dikatakannya, dalam mengangkat kesejahteraan masyarakat diperlukan dukungan dari berbagai pihak. Terutama pemerintah, baik pusat maupun daerah.

Menantu dari mantan Menteri Koperasi dan UKM, Adi Sasono, menjelaskan, dukungan yang dimaksud bukan hanya memberikan arahan dan bimbingan. Namun lebih jauh dari itu yakni dibutuhkannya power dari kekuasaan eksekutif, dalam hal ini pemerintah daerah selaku pembuat kebijakan untuk mendorong majunya usaha masyarakat tersebut.

"Pemerintah harus melakukan proteksi atas bisnis rakyatnya seperti yang dilakukan oleh Jepang, Korea, dan dilakukan juga oleh China. Jadi harusnya kita juga bisa," kata Tommy di Jakarta.

Dia juga mencontohkan apa dilakukan oleh Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, di DIY yang menjalankan konsep “Bela, Beli Kulonprogo” dengan membangun jaringan usaha masyarakat di sana. "Jaringan ekonomi ini bisa dinikmati oleh seluruh rakyat dengan bantuan dari perusahaan-perusahaan besar dengan bimbingan dari pemerintah," kata Tommy lagi.

Untuk menjalankan konsep melalui sistem birokrasi memang tidaklah mudah. Sebab bisa jadi akan berbenturan dengan berbagai kepentingan, sehingga dibutuhkan keberanian dari pemimpin melakukan eksekusi kebijakan dan strategi dalam membangun ekonomi kerakyatan tersebut. "Yang penting adalah eksekutornya". pungkasnya.

Menurutnya, harus ada kekuasaan yang bisa mengarahkan perusahaan besar untuk mengayomi usaha kecil dan menengah (UKM) milik rakyat. Caranya dengan membuat kebijakan “memaksa” perusahaan besar menjalankan konsep ekonomi rakyat dari pemerintah.

Dia pun terpanggil menjadi legislator dengan tujuan agar bisa berbuat lebih banyak lagi dalam mengembangkan konsep ekonomi kerakyatan yang diusungnya. "Kalau ide hanya berada di dalam sebuah ruangan itu tidak akan berarti apa-apa. Cara untuk menyalurkan dan mengaplikasikan ide yang telah dikonsepkan serta memiliki kekuatan ya dengan lewat partai politik," kata Tommy.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
Danone Indonesia Tingkatkan...
Danone Indonesia Tingkatkan Kemampuan Digital dan UMKM Nasional
Pelaku Usaha Mikro Paling...
Pelaku Usaha Mikro Paling Rawan Bangkrut Saat Krisis Datang
UMKM Diharapkan Naik...
UMKM Diharapkan Naik Kelas dengan Memanfaatkan Aplikasi Lokal
UU Ciptaker Beri Kemudahan,...
UU Ciptaker Beri Kemudahan, Pemberdayaan dan Perlindungan bagi Pelaku UMKM
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun...
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun SRC Kembangkan Aplikasi untuk UMKM
Berita Terkini
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
19 menit yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
1 jam yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
1 jam yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
3 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
4 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
4 jam yang lalu
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved