OJK Serahkan Pengawasan Gopay dan Ovo ke BI

Selasa, 26 Maret 2019 - 13:45 WIB
OJK Serahkan Pengawasan...
OJK Serahkan Pengawasan Gopay dan Ovo ke BI
A A A
JAKARTA - Platform pembayaran digital berbasis QR code terus berkembang pesat, seiring kemudahan dan berbagai promo yang ditawarkan perusahaan pembayaran digital seperti OVO dan Gopay. Terkait pengawasannya, OJK (Otoritas Jasa Keuangan) menerangkan berbeda dengan financial technology (fintech) sehingga pembayaran digital QR code berada di bawah Bank Indonesia (BI).

"Jadi begini OJK sebagai Otoritas Jasa Keuangan yang mengawasi perusahaan jasa keuangan, kalau Ovo dan Gopay memang itu diawasi oleh BI," ujar Deputi Komisioner OJK Sukarela Batunanggar di Jakarta, Selasa (26/3/2019).

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) telah merumuskan standar bagi alat pembayaran berbasis kode QR (QR Code). Perumusan alat pembayaran itu disebut dengan QR Standar Indonesia (QRSI).

Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan, QRSI merupakan standar alat pembayaran yang dikembangkan para pelakui industri perbankan, nonperbankan dengan sejumlah merchant. QRSI akan menjadi pedoman para pelaku industri perbankan dalam menyediakan alat pembayaran berbasis QR Code.

"Kami bersama industri mengembangkan QRSI untuk mendukung kegiatan ekonomi dan keuangan inklusif. QRIS menggunakan model MPM (Merchant Presented Mode) untuk memperluas interkoneksi. Nantinya pembayaran bisa dilakukan baik dengan dompet uang elektronik maupun rekening di perbankan," ujar Perry di Jakarta, Kamis (21/3).

Cara kerja QRSI harus tetap menggunakan electronic data capture (EDC), EDC nantinya mengeluarkan struk yang terdapat total harga belanja dan QR Code. Kemudian, QR Code tersebut nantinya akan dipindai oleh smartphone masing-masing.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gandeng Malaysia, OJK...
Gandeng Malaysia, OJK Perkuat Industri Keuangan Digital
Jadi Wakil Ketua OJK,...
Jadi Wakil Ketua OJK, Mirza Adityawasra Undur Diri dari OVO dan TLDN
Bos OJK: Tanpa Digital...
Bos OJK: Tanpa Digital Lembaga Jasa Keuangan Tak Mampu Bersaing
Industri Keuangan Masa...
Industri Keuangan Masa Depan Tergantung Data dan Layanan Virtual
Merger dan Akuisisi...
Merger dan Akuisisi Bank Digital Demi Memperkuat Permodalan
Ini Strategi OJK Lindungi...
Ini Strategi OJK Lindungi Aktivitas Digital Masyarakat
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
1 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
4 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
14 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
15 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved