Adhi Commuter Properti Luncurkan Proyek Hunian dan Bisnis The Premiere MTH
Kamis, 28 Maret 2019 - 19:33 WIB
Adhi Commuter Properti Luncurkan Proyek Hunian dan Bisnis The Premiere MTH
A
A
A
JAKARTA - PT Adhi Commuter Properti (ACP), anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk, meluncurkan proyek prestisius bernama The Premiere MTH, di Jalan MT Haryono Kav. 25-26, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (28/3/2019).
Peluncuran ini merupakan peresmian Marketing Gallery LRT City MT Haryono dan penandatanganan prasasti kerja sama antara PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan Yayasan Darma Putra Kostrad, serta dilakukan pula pameran produk seluruh kawasan LRT City milik PT Adhi Commuter Properti.
Turut hadir dalam peluncuran proyek The Premiere MTH ini, antara lain Direktur Operasional I PT Adhi Karya (Persero) Tbk Budi Sadewa, Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, Ketua Yayasan Darma Putra Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Letkol CBA Muchammad Imran, dan Direktur Utama PT Adhi Commuter Properti Amrozi Hamidi.
Budi Sadewa menyampaikan, The Premiere MTH merupakan proyek yang dikembangkan ACP dan menjadi proyek mixed-use pertama di Jalan MT Haryono, Jakarta, yang terintegrasi langsung dengan sistem transportasi massal LRT, BRT, dan KRL.
"Oleh karena itu, lokasi tersebut akan menjadi pusat aktivitas bisnis sekaligus hunian yang nyaman di Jakarta," tegasnya, dalam keterangan resmi yang diterima SINDOnews. Proyek yang ditargetkan selesai dalam dua tahun tersebut mengusung konsep Quality of Life.
Direktur Utama ACP, Amrozi Hamidi, mengatakan Quality of Life mengandung dan mengutamakan dua konsep utama, yakni Go Green dan Balance Lifestyle. Konsep Go Green mempunyai makna terintegrasi dengan transportasi umum, sehingga meningkatkan efisiensi mobilitas pejalan kaki dan sepeda untuk mengurangi emisi.
Konsep Balance Lifestyle mempunyai makna yaitu gaya hidup seimbang yang lengkap di dalam satu kawasan, yaitu perkantoran, apartemen, dan area komersial. Sehingga meningkatkan kualitas kehidupan dengan mewadahi kebutuhan dan kenyamanan penghuni dengan konsep one stop living.
Beberapa keunggulan proyek The Premiere MTH antara lain berada di jalan utama yang strategis, lokasi yang sangat komersil, 200 meter dari stasiun KRL Cawang, 15 menit menuju bandara Halim Perdanakusuma, dan 0 Km dari stasiun LRT Cikoko.
Sehingga, proyek seluas 7.395 meter persegi ini mempunyai peluang besar sebagai kawasan yang akan sangat cepat berkembang sebagai kawasan mixed-use dengan berbagai fungsi aktivitas seperti apartemen, perkantoran, dan area komersial.
The Premiere MTH direncanakan terdiri dari office tower, apartemen dan area komersial. ACP berharap bisa mewujudkan proyek prestisius yang menyasar eksekutif muda dan investor.
Secara lebih rinci, target pasar The Premiere MTH antara lain berusia 35-50 tahun yang ingin berinvestasi karena potensi okupansi sewa yang cukup tinggi di sekitarnya. Para investor properti, eksekutif muda, serta orang-orang yang bekerja di kawasan urban namun berdomisili di sub-urban.
Kehidupan yang terbuka, mobile, terkoneksi dan berkomunitas tidak bisa lepas dari teknologi dan internet. Segala tren dan informasi terkini didapatkan dengan sangat cepat dari segala belahan dunia. Kehidupan sosial lebih banyak dihabiskan dalam skala komunitas. Sehingga banyak tempat hang-out atau working space untuk memenuhi kebutuhan para urban community.
Peluncuran ini merupakan peresmian Marketing Gallery LRT City MT Haryono dan penandatanganan prasasti kerja sama antara PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan Yayasan Darma Putra Kostrad, serta dilakukan pula pameran produk seluruh kawasan LRT City milik PT Adhi Commuter Properti.
Turut hadir dalam peluncuran proyek The Premiere MTH ini, antara lain Direktur Operasional I PT Adhi Karya (Persero) Tbk Budi Sadewa, Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, Ketua Yayasan Darma Putra Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Letkol CBA Muchammad Imran, dan Direktur Utama PT Adhi Commuter Properti Amrozi Hamidi.
Budi Sadewa menyampaikan, The Premiere MTH merupakan proyek yang dikembangkan ACP dan menjadi proyek mixed-use pertama di Jalan MT Haryono, Jakarta, yang terintegrasi langsung dengan sistem transportasi massal LRT, BRT, dan KRL.
"Oleh karena itu, lokasi tersebut akan menjadi pusat aktivitas bisnis sekaligus hunian yang nyaman di Jakarta," tegasnya, dalam keterangan resmi yang diterima SINDOnews. Proyek yang ditargetkan selesai dalam dua tahun tersebut mengusung konsep Quality of Life.
Direktur Utama ACP, Amrozi Hamidi, mengatakan Quality of Life mengandung dan mengutamakan dua konsep utama, yakni Go Green dan Balance Lifestyle. Konsep Go Green mempunyai makna terintegrasi dengan transportasi umum, sehingga meningkatkan efisiensi mobilitas pejalan kaki dan sepeda untuk mengurangi emisi.
Konsep Balance Lifestyle mempunyai makna yaitu gaya hidup seimbang yang lengkap di dalam satu kawasan, yaitu perkantoran, apartemen, dan area komersial. Sehingga meningkatkan kualitas kehidupan dengan mewadahi kebutuhan dan kenyamanan penghuni dengan konsep one stop living.
Beberapa keunggulan proyek The Premiere MTH antara lain berada di jalan utama yang strategis, lokasi yang sangat komersil, 200 meter dari stasiun KRL Cawang, 15 menit menuju bandara Halim Perdanakusuma, dan 0 Km dari stasiun LRT Cikoko.
Sehingga, proyek seluas 7.395 meter persegi ini mempunyai peluang besar sebagai kawasan yang akan sangat cepat berkembang sebagai kawasan mixed-use dengan berbagai fungsi aktivitas seperti apartemen, perkantoran, dan area komersial.
The Premiere MTH direncanakan terdiri dari office tower, apartemen dan area komersial. ACP berharap bisa mewujudkan proyek prestisius yang menyasar eksekutif muda dan investor.
Secara lebih rinci, target pasar The Premiere MTH antara lain berusia 35-50 tahun yang ingin berinvestasi karena potensi okupansi sewa yang cukup tinggi di sekitarnya. Para investor properti, eksekutif muda, serta orang-orang yang bekerja di kawasan urban namun berdomisili di sub-urban.
Kehidupan yang terbuka, mobile, terkoneksi dan berkomunitas tidak bisa lepas dari teknologi dan internet. Segala tren dan informasi terkini didapatkan dengan sangat cepat dari segala belahan dunia. Kehidupan sosial lebih banyak dihabiskan dalam skala komunitas. Sehingga banyak tempat hang-out atau working space untuk memenuhi kebutuhan para urban community.
(ven)
Lihat Juga :