Miris, Penduduk Miskin RI Lebih Banyak dari Jumlah Penduduk Australia

Rabu, 10 April 2019 - 15:13 WIB
Miris, Penduduk Miskin...
Miris, Penduduk Miskin RI Lebih Banyak dari Jumlah Penduduk Australia
A A A
JAKARTA - Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menyebutkan, jumlah warga miskin di Indpnesia masih besar.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada September 2018 angka kemiskinan Indonesia turun menjadi 9,66% atau setara dengan 25,67 juta penduduk. Kata Bambang, jumlah ini masih lebih besar dibandingkan total penduduk Australia.

"Jumlah penduduk Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan itu lebih banyak dari total penduduk Australia yang 25 juta orang," ujar dia dalam acara Musrembang DKI Jakarta di Balai Agung, Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Sementara dari angka pengangguran, pada Agustus 2018 mengalami penurunan ke angka 5,34% atau setara dengan 7 juta orang menganggur. Jumlah ini juga lebih besar dari total penduduk Singapura yang berdasarkan data Department Of Statistics Singapore sebesar 5,6 juta orang.

"Dengan 7 juta pengangguran itu jelas bukan angka yang kecil, lebih dari jumlah penduduk Singapura. Jadi mengurusi Indonesia memang bukan hal yang mudah," katanya.

Maka menurutnya, untuk mengatasi permasalahan tersebut tak bisa hanya mengandalkan pemerintah pusat, diperlukan juga peran penting pemerintah daerah. Pemerintah daerah diminta mampu untuk mengembangkan kebijakan daerah yang bisa menekan angka kemiskinan dan pengangguran.

"Jangan semuanya bergantung pada kebijakan ekonomi nasional. Tapi juga harus ada kebijakan ekonomi lokal untuk menciptakan lapangan kerja dan mendorong ekonominya. Tidak bisa kita hidup ke era sentralisasi," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Orang Nganggur dan Miskin...
Orang Nganggur dan Miskin Makin Banyak, Program Padat Karya Tunai Jadi Andalan
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Tekankan Pentingnya Program Pemberdayaan Berbasis Data
Jurus Pemerintah Atasi...
Jurus Pemerintah Atasi Kenaikan Angka Pengangguran dan Kemiskinan
Pencapaian Target SDGs...
Pencapaian Target SDGs Berubah, Ini Langkah Mitigasi Bappenas
Partisipasi Kementerian...
Partisipasi Kementerian PPN/Bappenas - Pavillion Indonesia di GPDRR 2022
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Buka Lowongan Kerja, Yuks Cek Posisi dan Persyaratannya!
Berita Terkini
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
1 jam yang lalu
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
2 jam yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
2 jam yang lalu
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
2 jam yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
3 jam yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
4 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved