Pemerintah Rumuskan Data Ekonomi Maritim Nasional

Rabu, 10 April 2019 - 21:33 WIB
Pemerintah Rumuskan...
Pemerintah Rumuskan Data Ekonomi Maritim Nasional
A A A
JAKARTA - Kemenko Bidang Kemaritiman memandang penting adanya suatu pemahaman dan penghitungan yang terukur tentang ekonomi maritim, yang nantinya ditujukan sebagai landasan bagi pertumbuhan ekonomi nasional, utamanya bagi rencana pembangunan jangka panjang.

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi guna penyiapan bahan dalam rangka pleno dengan Forum Masyarakat Statistik (FMS).

"Kita tidak mempengaruhi FMS yang independen, tetapi mampu meyakinkan dalam memberikan hal-hal yang rasional tentang kenapa kita menyampaikan angka atau value terhadap PDB maritim. Kaitannya juga bahwa PDB maritim ini dapat menjadi tolok ukur untuk nantinya menjadi angka. Kedepan, dengan adanya pengertian tentang maritim, tol laut, dan lain sebagainya dapat lebih terukur secara akuntabel," ujar Sekretaris Kemenko Kemaritiman, Agus Purwoto, dalam keterangan resmi, Rabu (10/4/2019).

Sesmenko Agus mengakui, angka Pendapatan Domestik Bruto (PDB) sektor maritim yang pernah ada dari kajian sebelumnya, itu belum berkembang seperti sektor-sektor yang selama ini secara riil ada. Misalnya, lanjut Sesmenko Agus, dengan adanya pembangunan infrastruktur seperti pelabuhan-pelabuhan dan infrastruktur maritim lainnya, ini diharapkan akan meningkatkan kegairahan ekonomi.

“Tidak seperti sebelumnya yang kita hanya melihat infrastruktur di darat, tetapi infrastruktur di laut maupun darat lainnya diharapkan bisa menjembatani, dari apa yang bisa kita dapatkan dari hasil antar-pulau tadi, apakah dari industri, pertanian dan bisnis yang lainnya. Karena ini juga akan menunjukkan bahwa poros maritim betul-betul dapat menjadi tumpuan kita," jelasnya.

Senada, Kepala Pusat Penelitian Ekonomi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Agus Eko Nugroho, menyatakan adanya Rakor ini penting sekali, sebab dalam konteks maritim diperlukan sebuah basis pemahaman dan perhitungan data tentang ekonomi maritim.

"Dari situlah maka dapat memunculkan Indonesia baru di tahun 2025. Sehingga pembangunan itu sebaiknya berbasis maritim yang memang dari sisi identitas bangsa, dari sisi sumber daya alam, keragaman hayati, keamanan nasional, dan geopolitik, aspek maritim wajib menjadi prioritas," tambahnya.

Adapun, Rakor yang diinisiasi oleh Kemenko Bidang Kemaritiman ini ditujukan agar Indonesia dapat memiliki ukuran yang kuat dari sisi yang mampu menjadi rujukan, baik dari sisi pelaku usaha dan pembuat kebijakan dalam mengarahkan pembangunan kemaritiman.

Dengan adanya data atau PDB maritim ini, diharapkan dapat menjadi ukuran penting bagi setiap pembuat kebijakan dan ukuran penting mengenai bagaimana memahami sektor mana yang berkembang baik di kemaritiman, serta ukuran yang baik untuk membuat sumber pendapatan dari ekonomi maritim, seperti pajak dan juga pendapatan non-pajak.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Luhut Paparkan Kondisi...
Luhut Paparkan Kondisi Ekonomi dan Iklim Investasi RI di Tengah Pandemi
Pesan Luhut, Seluruh...
Pesan Luhut, Seluruh Elemen Bangsa Harus Mencari Solusi Pandemi Covid-19
Teman Pengusaha Jangan...
Teman Pengusaha Jangan Ragu Hubungi Luhut Kalau Ada Masalah, Pasti Dibantu
Luhut: Jangan Terlena...
Luhut: Jangan Terlena Lokasi Strategis, Kebesaran Wilayah hingga SDA Melimpah
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
9 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
24 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
58 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved