Wall Street Tergelincir di Tengah Kinerja Mengecewakan Perbankan

Selasa, 16 April 2019 - 08:07 WIB
Wall Street Tergelincir...
Wall Street Tergelincir di Tengah Kinerja Mengecewakan Perbankan
A A A
NEW YORK - Wall Street kehilangan pegangan untuk kemudian tergelincir pada perdagangan, Senin kemarin waktu setempat. Kinerja mengecewakan sektor keuangan menahan laju pendapatan perbankan untuk menekan antusiasme investor hingga akhirnya menyeret bursa Amerika Serikat (AS) lebih rendah.

Sementara semua tiga indeks utama saham di AS berangsur lebih rendah, indeks S&P 500 tetap dalam persentase rekor tertinggi. Setelah reli Januari-Maret yang menandai kinerja triwulanan terbaik pasar saham AS dalam hampir satu dekade, saham telah berada dalam pola Holding pada bulan April menjelang kuartal pertama musim pelaporan.

Saham Goldman Sachs anjlok sangat dalam mencapai 3,8% setelah pendapatan kuartal pertama bank investasi di bawah ekspektasi para analis. Sedangkan pendapatan Citigroup Inc dilaporkan lebih tinggi dari prediksi sebelumnya, namun saham berakhir menyusut sebesar 0,1%.

Dengan musim pelaporan kuartal pertama bergeser semakin kencang, analis melihat 2,1% perusahaan S&P 500 memposting penurunan keuntungan. Sementara perbaikan atas perkiraan baru-baru ini, masih akan menandai penurunan pendapatan tahunan pertama sejak 2016.

Bank of America Co, Morgan Stanley, Netflix Inc, Johnson & Johnson, Textron Inc, Honeywell International Inc, Schlumberger NV dan American Express Co adalah salah satu penghasilan yang diawasi secara ketat. Selain penghasilan, "kita masih harus waspada untuk geopolitik global seperti diskusi perdagangan AS-Cina," ujar Sam Stovall, kepala ahli strategi investasi CFRA Research di New York.

Sumber terdekat mengatakan, negosiator AS telah sedikit melunak terkait tuntutan mereka bahwa China mengecangkan subsidi industri sebagai syarat untuk transaksi perdagangan, menandai kemunduran dari tujuan inti AS.

Dow Jones Industrial Average turun 27,53 poin atau 0,1%, menjadi 26.384,77 untuk mengiringi pelemahan S&P 500 yang kehilangan 1,83 poin yang setara 0,06% ke level 2.905,58. Selanjutnya komposit NASDAQ jatuh hingga 8,15 poin atau 0,1% di posisi 7.976,01.

Dari 11 sektor utama di indeks S&P 500, enam di antaranya mengakhiri sesi dalam zona merah. Sektor keuangan menjadi beban terbesar secara persentase yang ditutup levih rendah 0,6%. Saham Waste Management Inc naik 2,4% menyusul pengumuman bakal membeli perusahaan saingan mereka.

Boeing Co meluncur 1,1% setelah Presiden AS Donald Trump tweeted bahwa produsen pesawat raksasa AS itu harus melakukab perbaika dan "merebrand" pesawat series 737 Max jet. Lyft Inc perpanjang tren pelemahan usai, jatuh 6,3%. Hailing platform, yang memiliki debut pasar pada bulan Maret, sekarang perdagangan sekitar 22% di bawah harga yang ditawarkan USD72.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
36 menit yang lalu
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
10 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
11 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
11 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
12 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
12 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved