Inflasi Inggris Bulan Maret Stabil, Harga Rumah di Level Terendah

Rabu, 17 April 2019 - 17:46 WIB
Inflasi Inggris Bulan...
Inflasi Inggris Bulan Maret Stabil, Harga Rumah di Level Terendah
A A A
LONDON - Pertumbuhan harga perumahan di Inggris mengalami kenaikan pada periode bulan Februari, namun masih berada dalam level paling lambat sejak September 2012. Sementara itu harga rumah turun di London menyusut, berdasarkan kata Kantor Statistik Nasional (ONS).

Secara rata-rata harga rumah meningkat mencapai sebesar 0,6% pada tahun ini hingga Februari 2019, tetapi turun 3,8% di London. Di sisi lain ONS mengatakan inflasi stabil pada posisi 1,9% di bulan Maret karena kenaikan harga bahan bakar dari Februari diimbangi oleh penurunan harga makanan.

Kenaikan harga-harga diredam untuk mengurangi tekanan pada Bank Inggris yang berencana menaikkan suku bunga. Bank Inggris menargetkan inflasi berada pada level 2% dan bulan lalu mempertahankan suku tidak berubah di level 0,75% dimana belum berubah sejak Agustus tahun lalu.

ONS mengatakan telah terjadi perlambatan dalam pertumbuhan harga rumah selama dua tahun terakhir. Harga rumah di Inggris rata-rata mencapai 226.000 pounds pada bulan Februari, atau 1.000 pounds lebih tinggi dari tahun lalu.

Turunnya harga rumah di London menjadi kejatuhan terbesar sejak pertengahan 2009, tetapi kota ini tetap menjadi tempat paling mahal untuk membeli properti dengan harga rata-rata 460.000 Pounds. Ekonom senior di Hargreaves Lansdown yakni Ben Brettell mengutakan penyusutan harga rumah London merupakan yang terbesar sejak krisis keuangan.

"Ini mengikuti upaya para pembuat kebijakan untuk mengurangi pinjaman hipotek berisiko, meskipun jelas ketidakpastian tentang Brexit akan memainkan peran besar dalam pasar perumahan ibukota yang goyah," katanya.

Indikator lain menunjukkan pasar perumahan yang relatif tenang. Halifax, pemberi pinjaman terbesar di Inggris, mengatakan awal bulan ini bahwa harga properti telah turun 1,6% pada bulan Maret dibandingkan dengan Februari.

Di sisi lain inflasi terbaru berada pada level 1,9% diukur dengan Indeks Harga Konsumen, sedikit lebih rendah dari 2% yang telah diperkirakan oleh para ekonom. Mike Hardie, kepala inflasi di ONS, mengatakan: "Inflasi stabil, dengan harga bahan bakar motor naik antara Februari dan Maret tahun ini, diimbangi oleh penurunan harga makanan serta biaya permainan komputer tumbuh lebih lambat daripada tahun lalu."
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menanti Gebrakan Ekonomi...
Menanti Gebrakan Ekonomi PM Inggris Rishi Sunak
Keuangan Inggris Terburuk...
Keuangan Inggris Terburuk Sejak 1945, Menkeu Baru Rachel Reeves Salahkan Pendahulunya
Ekonomi Inggris di Ambang...
Ekonomi Inggris di Ambang Kolaps, Krisis 1976 Bakal Terulang?
Inggris Masih Resesi,...
Inggris Masih Resesi, Ekonominya Minus 9,6 Persen pada Kuartal III
5 Fakta Resesi Ekonomi...
5 Fakta Resesi Ekonomi Inggris dan Apa Saja Dampaknya
Ekonomi Inggris Jatuh...
Ekonomi Inggris Jatuh ke Dalam Resesi pada Akhir 2023
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved