Produsen Sarung Tangan Mark Dynamics Bidik Pasar Asia

Senin, 29 April 2019 - 14:48 WIB
Produsen Sarung Tangan...
Produsen Sarung Tangan Mark Dynamics Bidik Pasar Asia
A A A
JAKARTA - Produsen sarung tangan, PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) menyatakan Indonesia dan beberapa negara di kawasan Asia memiliki tingkat konsumsi sarung tangan kesehatan per kapita yang rendah dibandingkan dengan sebagian negara Eropa. Hal ini tentunya dapat menjadi peluang dalam meningkatkan penjualan sarung tangan perseroan.

Direktur Utama Mark Dynamics Indonesia, Ridwan Goh, mengatakan tingkat konsumsi di Indonesia tercatat hanya tiga sarung tangan per kapita, mengalahkan India yang mengonsumsi satu sarung tangan per kapita.

"Tingkat konsumsi sarung tangan di China masih jauh lebih baik, yaitu empat sarung tangan per kapita. Namun, Denmark menjadi negara dengan tingkat konsumsi sarung tangan kesehatan terbesar yaitu 335 sarung tangan per kapita,” kata Ridwan dalam keterangan rilisnya di Jakarta, Senin (29/4/2019).

Berdasarkan data yang diperoleh dari Malaysian Rubber Glove Manufacturers Association (Margma) 2019, secara statistik pasar menunjukan perbedaan besar dalam konsumsi per kapita antara negara maju dan berkembang. Negara-negara dengan konsumsi sarung tangan rendah per kapita yang memiliki populasi besar dan pertumbuhan PDB yang tinggi menunjukkan peluang besar untuk pertumbuhan permintaan sarung tangan.

"Diperkirakan pertumbuhan konsumsi global akan terus berasal dari peningkatan dari negara-negara berkembang, dengan konsumsi per kapita yang ada jauh lebih rendah daripada negara-negara maju" jelas Ridwan.

Ridwan menegaskan peluang pasar menguat di beberapa negara berkembang menyusul larangan penggunaan sarung tangan kesehatan berbasis polyvinyl chloride (PVC) di China.

"Hal ini membuat sarung tangan kesehatan berbahan baku karet dan nitrile memperoleh peluang tumbuh yang lebih besar. Pasar yang masih tumbuh antara 8-10% per tahun dalam 15 tahun terakhir berpotensi tumbuh semakin besar akibat bergesernya bahan produksi sarung tangan," tambah Ridwan.

Sebagai produsen cetakan sarung tangan kesehatan, informasi pasar ini memberi peluang besar bagi pertumbuhan Perseroan. Tren pertumbuhan yang dicapai setidaknya dalam tiga tahun terakhir akan terus berlanjut.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diterpa Ketidakpastian...
Diterpa Ketidakpastian Global, MARK Optimistis Capai Target Kinerja 2025
Penjualan Pencetakan...
Penjualan Pencetakan Sarung Tangan Naik 9,94% di Masa Pandemi Covid-19
Produksi Sarung Tangan...
Produksi Sarung Tangan Naik, Laba Bersih Mark Dynamics Tumbuh 7,45%
Emiten Cetakan Sarung...
Emiten Cetakan Sarung Tangan MARK Cetak Margin Laba Tembus 31,49 %
Permintaan Sarung Tangan...
Permintaan Sarung Tangan Melonjak, Mark Dynamics Bidik Penjualan Rp1 Triliun
Penjualan Sarung Tangan...
Penjualan Sarung Tangan Meroket Gegara Pandemi, MARK Panen Duit Miliaran
Berita Terkini
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
6 jam yang lalu
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
8 jam yang lalu
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
10 jam yang lalu
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
10 jam yang lalu
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
11 jam yang lalu
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
11 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved