Jelang Data Tenaga Kerja AS, Rupiah Terhempas ke Rp14.265

Jum'at, 03 Mei 2019 - 17:08 WIB
Jelang Data Tenaga Kerja...
Jelang Data Tenaga Kerja AS, Rupiah Terhempas ke Rp14.265
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih meriang selama dua pekan belakangan. Data Yahoo Finance mencatat rupiah pada Jumat (3/5/2019) ditutup jatuh 21 poin atau 0,14% ke level Rp14.263 per USD, dibanding penutupan sebelumnya di Rp14.242. Hari ini, rupiah diperdagangkan di Rp14.242-Rp14.282 per USD.

Indeks Bloomberg mencatat rupiah pada Jumat petang ini, terhempas 14 poin atau 0,10% ke level Rp14.265 per USD, dibandingkan posisi Kamis di Rp14.251 per USD. Jumat ini, mata uang NKRI bergerak di posisi Rp14.265-Rp14.286 per USD.

Rupiah dan sejumlah mata uang Asia lainnya melemah menjelang data pengumuman tenaga kerja AS, yang diperkirakan solid. Won Korea Selatan memimpin pelemahan -0,35%, disusul ringgit Malaysia -0,13%, dolar Singapura -0,12%, rupiah -0,10%, baht Thailand -0,09%, dan peso Filipina -0,06%.

Melansir dari Reuters, Jumat (3/5/2019), dolar AS mendapat dukungan dari pembicaraan tenaga kerja yang solid dan gaji yang optimis. Analis dari NAB berpendapat jumlah tenaga kerja AS pada April akan tumbuh 260.000 pekerja dengan angka pengangguran 3,8%

Hal ini ditambah pernyataan Gubernur The Fed, Jerome Powell, yang menyatakan pasar tenaga kerja dan ekonomi tumbuh solid sehingga memupus spekulasi penurunan suku bunga AS.

Indeks USD yang melacak kinerja greenback melawan enam mata uang utama, berada di level 97,893, lebih tinggi dari sesi sebelumnya 97,139. Kenaikan dolar membuat euro melemah ke level USD1,1161. Yen Jepang nyaris datar di level 111,50 yen.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Akhir Pekan, Rupiah...
Akhir Pekan, Rupiah Diprediksi Tertekan
Rupiah Melanjutkan Pelemahan...
Rupiah Melanjutkan Pelemahan ke Rp13.980 per USD
Berita Terkini
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
7 jam yang lalu
Bidik Calon Kreditur,...
Bidik Calon Kreditur, CLIK Propensity Score Bantu Bank Ambil Keputusan Akurat
7 jam yang lalu
Babinsa Awasi Pajak...
Babinsa Awasi Pajak Bisa Picu Persepsi Negatif, DPR: Jangan Sampai Dianggap Mata-mata
9 jam yang lalu
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
12 jam yang lalu
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
15 jam yang lalu
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
15 jam yang lalu
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved