Pasokan dan Harga Pangan di Bangka Belitung Terkendali

Minggu, 05 Mei 2019 - 15:45 WIB
Pasokan dan Harga Pangan...
Pasokan dan Harga Pangan di Bangka Belitung Terkendali
A A A
BANGKA BELITUNG - Jelang Ramadan pasokan dan harga pangan di Provinsi Bangka Belitung aman dan terkendali. Kondisi ini harus dijaga, karena permintaan pangan akan meningkat.

"Stablitasi harga pangan menjadi pèrhatian pemerintah dan kami akan lakukan terus pemantauannya, agar harga terkendali dan terjangkau daya beli masyarakat," kata Agung, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan), ketika meninjau pasar tradisional Tanjung Pandan, di Kota Tanjung Pandan, Belitung, Sabtu (4/5/2019).

Khusus untuk Bangka Belitung, Agung berpesan kepada pemerintah daerah agar terus memantau ketersediaan dan harga pangan mengingat beberapa komoditas pangan di Bangka Belitung sebagian besar dari provinsi lain.

Agung juga menjelaskan, secara nasional ketersediaan komoditas pangan pokok/strategis nasional seperti beras, jagung, minyak goreng, bawang merah, cabai, daging dan telur ayam ras aman.

"Hanya bawang putih yang ketersediaan produksinya masih kurang sehingga dipenuhi dari impor," kata Agung.

Tim Satgas Pangan Bangka Belitung, Armain, menyatakan akan terus melakukan pengawasan distribusi pangan agar pasokan dan harga pangan terjaga.

"Kami akan terus lakukan pengawasan, agar stok dan harga pangan selalu terkendali," ujar Armain.

Berdasarkan pantauan di Pasar Tanjung Pandan, harga komoditas pangan cenderung stabil, antara lain beras Rp12.500 per kg, gula Rp12.000 per kg, dan minyak goreng Rp10.000 per kg. Bawang putih dan cabai merah yang mengalami sedikit kenaikan. Diharapkan dalam waktu dekat segera turun karena pasokan dipastikan masuk ke pasar pada Minggu (5/5/2019).

Agung yang didampingi Sekretaris BKP, Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan, Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Babel, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Belitung, dan Kasatreskrim Polres Belitung mengajak Satgas Pangan bergerak cepat agar stabilisasi harga dan pasokan tetap aman menjelang puasa sampai Lebaran.

"Saya harapkan Tim Satgas pangan melakukan pemantauan intensif, jalur distribusi harus lancar, jangan sampai terjadi penimbunan yang menganggu stabilitas pasokan dan harga pangan," pungkas Agung.
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Strategi Penilaian Kinerja...
Strategi Penilaian Kinerja Kementerian Pertanian
Pengembangan Food Estate...
Pengembangan Food Estate Demi Jadikan Provinsi Kalteng Lumbung Pangan
Petani Parigi Moutong...
Petani Parigi Moutong Dimotivasi untuk Budidaya Jagung di Lahan Perkebunan Kelapa
Kabupaten Poso Dukung...
Kabupaten Poso Dukung Percepatan Tanam Melalui Sekolah Lapang
Jadikan Sektor Pertanian...
Jadikan Sektor Pertanian Sebagai Penyelamat Krisis
Kalau Bukan Penyuluh...
Kalau Bukan Penyuluh Siapa Lagi yang Bisa Menghubungkan Mentan dan Petani
Berita Terkini
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
1 jam yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
2 jam yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
2 jam yang lalu
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
3 jam yang lalu
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
3 jam yang lalu
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
4 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved