Hentikan Penurunan Empat Hari Beruntun, Wall Street Cetak Rebound

Sabtu, 11 Mei 2019 - 10:43 WIB
Hentikan Penurunan Empat...
Hentikan Penurunan Empat Hari Beruntun, Wall Street Cetak Rebound
A A A
NEW YORK - Wall Street mencetak rebound pada akhir perdagangan, Jumat kemarin waktu setempat untuk menghentikan penurunan beruntun selama empat hari terakhir, setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Menteri Keuangan (Menkeu) Steven Mnuchin mengatakan pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat dan Cina "konstruktif."

Indeks acuan S&P 500 telah turun sebanyak 1,6% akan tetapi mampu bangkit dari sesi terendah, usai Mnuchin berbicara positif tentang negosiasi dua hari antara Amerika Serikat dan Cina. Ini menambah keuntungan setelah Trump menggemakan sentimen positif dalam serangkaian tweet-nya. Namun perbaikan indeks sedikit tertahan usai Mnuchin mengatakan tidak ada pembicaraan perdagangan lebih lanjut yang direncanakan seperti dilansir CNBC.

Meskipun dengan mencetak rebound pada hari Jumat, indeks S&P 500 dan Nasdaq mencatat persentase kerugian mingguan terbesar tahun ini. Sementara itu perkembangan terkini dalam hubungan perdagangan AS-China termasuk langkah AS menerapkan kembali bea impor tinggi untuk produk Negeri Tirai Bambu -julukan China- senilai USD200 miliar yang mulai berlaku pada Jumat, telah mendorong investor untuk bersiap menghadapi perang dagang.

Pada gilirannya konflik antara dua ekonomi terbesar di dunia, bakal memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi global hingga mendorong pelarian ke aset berisiko rendah seperti obligasi pemerintah. Namun komentardari Gedung Putih membuat beberapa investor masih berharap pada akhirnya dapat tercapai perjanjian perdagangan antara Beijing dan Washington.

Dow Jones Industrial Average tercatat mengalami peningkatan hingga 114,01 poin yang setara 0,44% menjadi 25.942,37. Sedangkan indeks S&P 500 lebih tinggi mencapai sebesar 10,68 poin atau 0,37% untuk berakhir menyentuh level 2.881,4 serta mengiringi kinerja positif Komposit Nasdaq usai mendapatkan tambahan 6,35 poin atau 0,08% dan berada di posisi 7.916,94.

Sepanjang pekan ini, Dow Jone telah terjatuh hingga 2,12% sedangkan untuk S&P 500 turun 2,17% dan Nasdaq anjlok 3,03%. Saham Uber Technologies Inc merosot 7,6% setelah melakukan IPO untuk memulai debut perusahaan di pasar modal yang sudah lama dinanti-nantikan. Sementara Saham Symantec Corp anjlok 12,5% setelah pembuat perangkat lunak antivirus mengeluarkan peringatan penyusutan laba dan secara tak terduga mengumumkan chief executive officer mereka akan mundur.

Banyak produsen chip, yang mengoreksi pendapatan mereka dari China seperti indeks semikonduktor Philadelphia turun 5,8% untuk minggu ini. Volume perdagangan bursa saham AS pada akhir pekan yakni sebesar 7,44 miliar saham, sedikit lebih tinggi apabila dibandingkan dengan rata-rata 6,9 miliar dalam sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Bagikan Kode OTP, Lindungi Keamanan Akun Investasi Anda!
23 menit yang lalu
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
34 menit yang lalu
Lewat Green Zakat, BSI...
Lewat Green Zakat, BSI Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Investasi Emas
47 menit yang lalu
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
1 jam yang lalu
BRI KKB Tawarkan Bunga...
BRI KKB Tawarkan Bunga Spesial Mulai 3% Flat untuk Pembiayaan Mobil Listrik
1 jam yang lalu
Lengkapi Fasilitas Penghuni,...
Lengkapi Fasilitas Penghuni, Club House Dibangun di Citaville Cibubur
1 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved