Pertamina EP Tangani 47 Proyek Hulu Pertamina

Sabtu, 18 Mei 2019 - 10:59 WIB
Pertamina EP Tangani...
Pertamina EP Tangani 47 Proyek Hulu Pertamina
A A A
JAKARTA - Anak Usaha PT Pertamina (Persero) yaitu PT Pertamina EP akan menangani 47 proyek hulu migas tahun ini. Jumlah proyek tersebut menjadi yang terbesar diantara anak usaha lainnya.

"Sebanyak 47 proyek hulu oleh Pertamina EP sedangkan 29 proyek oleh Pertamina Hulu Energi," ungkap Direktur Hulu Pertamina, Dharmawan H. Samsu dalam dialog bersama wartawan di Jakarta, Jumat (17/5/2019).

Sedangkan anak usaha lainnya, yakni PT Pertamina Hulu Indonesia kebagian 19 proyek, PT Pertamina EP Cepu sebanyak 2 proyek dan PT Pertapmina PEPC ADK sebanyak 1 proyek.

"Ada 24 sumur eksplorasi dan 287 sumur eksploitasi migas domestik yang sudah selesai di bor hingga April 2019," tegasnya. Hingga akhir 2019, lanjut Dharmawan, akan ada 311 sumur eksplorasi dan eksploitasi yang akan diselesaikan.

PT Pertamina EP Cepu merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang berkinerja moncer. Perusahaan itu berhasil membukukan laba bersih USD842,4 juta atau lebih dari Rp12 triliun dari total revenue USD1,77 miliar pada 2018. Angka tersebut menunjukkan peningkatan 27% dibandingkan laba bersih tahun 2017 sebesar USD 662,2 juta.

Direktur Utama PT Pertamina EP Cepu, Jamsaton Nababan, mengungkapkan hal ini menempatkan Pertamina EP Cepu sebagai penyumbang laba terbesar pertama di lingkungan Anak Perusahaan Pertamina.

"Tahun 2018, kinerja PEPC sangat bagus. Perusahaan juga mendapatkan point kesehatan AAA, point tertinggi untuk kesehatan perusahaan. Ini semua merupakan prestasi yang dapat mendorong semangat insan PEPC untuk menjadi lebih baik lagi di tahun 2019," tutur Jamsaton Nababan.

Selain membukukan laba terbesar, realisasi produksi PEPC di tahun 2018 mengalami peningkatan. Realisasi Produksi mencapai 103,7% dari target karena berhasilnya pengaplikasian penambahan crude cooling system. Selain itu, realisasi Lifting mencapai 104,3% dari target karena adanya Optimalisasi lifting dengan meminimalkan inventory FSO Gagak Rimang.

"Lapangan Banyu Urip yang menyumbang 30% dari produksi minyak nasional telah melampaui target produksi 2018 dengan rata-rata rata-rata produksi 208,8 MBOPD dan total produksi 76,21 MMBO di tahun 2018," kata Jamsaton.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tingkatkan Kinerja,...
Tingkatkan Kinerja, Pertamina EP Siapkan Investasi Rp35,6 Triliun
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Pertamina EP Integrasikan...
Pertamina EP Integrasikan Keberlanjutan dalam Operasi Hulu Migas
Pertamina Tingkatkan...
Pertamina Tingkatkan Penjualan Gas Bumi Sebesar 318 BBTUD
Pertamina EP Mulai Pengembangan...
Pertamina EP Mulai Pengembangan Lapangan Bambu Merah
Pertamina EP Tampilkan...
Pertamina EP Tampilkan Inovasi Hulu Migas di ADIPEC 2025
Berita Terkini
Kunker ke Jatim, Komut...
Kunker ke Jatim, Komut Pertamina Tekankan Pentingnya Keselamatan Kerja
6 menit yang lalu
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
23 menit yang lalu
Selat Hormuz Sempat...
Selat Hormuz Sempat Lumpuh, Raja-raja Minyak Arab Garap Proyek Pipa Raksasa
26 menit yang lalu
Dirut BPJS Kesehatan...
Dirut BPJS Kesehatan Ungkap JKN Dongkrak PDB Rp129 Triliun dan Serap 3,5 Juta Pekerja
50 menit yang lalu
Di Tengah Tren Trading,...
Di Tengah Tren Trading, Aplikasi Berizin dan Regulasi Kian Penting Lindungi Investor
1 jam yang lalu
MPIX Tunjuk Nurfaizi...
MPIX Tunjuk Nurfaizi Suwandi jadi Komisaris Independen, Pertegas Ekspansi ke Remitansi Pekerja Migran
2 jam yang lalu
Infografis
Jejak Pendidikan Stella...
Jejak Pendidikan Stella Christie, Wamen yang Jadi Komisaris Pertamina Hulu Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved