Harga Minyak Jatuh Karena Lonjakan Pasokan Minyak Mentah AS

Kamis, 23 Mei 2019 - 11:33 WIB
Harga Minyak Jatuh Karena...
Harga Minyak Jatuh Karena Lonjakan Pasokan Minyak Mentah AS
A A A
SINGAPURA - Harga minyak mentah kembali lemah pada Kamis ini, memperpanjang penurunan dari sesi sebelumnya. Jatuhnya harga minyak disebabkan melonjaknya persediaan minyak mentah Amerika Serikat, sedangkan permintaan minyak melesu akibat perlambatan ekonomi global.

Melansir dari Reuters, Kamis (23/5/2019), harga minyak patokan internasional, Brent turun 37 sen atau 0,5% menjadi USD70,62 per barel pada pukul 01:09 GMT. Harga minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) turun 31 sen atau 0,5% ke level USD61,11 per barel

Meningkatnya persediaan minyak mentah AS membuat harga minyak telah jatuh hampir 2% selama dua hari belakangan.

"Meningkatnya persediaan minyak mentah AS dan perlambatan permintaan membuat tekanan pada harga," kata Edward Moya, analis senior di bursa berjangka OANDA di Singapura.

Administrasi Informasi Energi pada Rabu lalu, mengumumkan persediaan minyak mentah AS naik 4,7 juta barel pada pekan uang berakhir 17 Mei. Sehingga totalnya menjadi 476,8 juta barel, jumlah tertinggi sejak Juli 2017.

Persediaan minyak mentah komersial AS naik minggu lalu, mencapai level tertinggi sejak Juli 2017, karena permintaan kilang yang lemah, Administrasi Informasi Energi mengatakan pada hari Rabu.

Begitu pula produksi minyak mentah AS yang naik 100.000 barel per hari (bph) menjadi 12,2 juta barel per hari, mendekati rekor di akhir bulan lalu yang mencapai 12,3 juta barel per hari.

Ole Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank, mengatakan perlambatan permintaan minyak merupakan akibat perlambatan ekonomi global, imbas perang dagang AS dan China. Hal ini telah membebani harga minyak.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Minyak Dunia Jatuh...
Harga Minyak Dunia Jatuh Terbebani Peningkatan Stok AS
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Menanjak di Tengah Pelonggaran Lockdown
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Bergelombang Pasca Libur Buruh
Harga Minyak Dunia Ambruk...
Harga Minyak Dunia Ambruk Saat Gelombang Kasus Baru Covid-19 Terus Bermunculan
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Loyo, Tapi Masih di Atas Level USD100 per Barel
Harga Minyak Naik Akibat...
Harga Minyak Naik Akibat Turunnya Persediaan Minyak Mentah AS
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
26 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
1 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
2 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved