Kadin Sebut Perang Dagang Sulitkan Ekonomi Indonesia

Jum'at, 24 Mei 2019 - 22:52 WIB
Kadin Sebut Perang Dagang...
Kadin Sebut Perang Dagang Sulitkan Ekonomi Indonesia
A A A
JAKARTA - Para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mengungkapkan alasan sulitnya kondisi perekonomian saat ini.

Wakil Ketua Umum Kadin bidang Kebijakan Moneter, Fiskal dan Publik, Raden Pardede, menjelaskan kondisi perekonomian Indonesia turut dipengaruhi oleh faktor global. Contohnya adalah perang dagang AS-China yang berdampak ke seluruh negara lainnya, termasuk Indonesia.

"Kondisi ekonomi global saat ini cenderung melemah karena adanya perang dingin antara China dengan AS, ini bisa membekukan jalan baik dari sisi politik, ekonomi, maupun teknologi, bahkan sampai militer," ujar Raden di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Perang dagang AS-China tersebut juga menekan ekspor komoditas unggulan Indonesia. Akibatnya, ekspor Indonesia pun anjlok dalam beberapa waktu terakhir ini.

"Batu bara kemudian CPO juga agak mengalami tekanan. Berpengaruh kepada trade kita dan juga tekanan account kita," katanya.

Raden melanjutkan, ekspor komoditas yang anjlok pun berpengaruh pada melambatnya penerimaan pajak. Sehingga tak heran defisit APBN pun ikut melebar.

Hingga akhir April 2019, defisit APBN mencapai Rp101 triliun atau 0,63% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini melebar dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mengalami defisit 0,37% dari PDB.

"Jadi intinya, persoalan yang terjadi di dunia ini mempengaruhi perekonomian kita dan kita tentu terpengaruh," kata Raden.

Raden pun meminta pemerintah untuk turut mencari solusi atas kondisi tersebut. Menurutnya, koordinasi antara pemerintah dengan pihak swasta pun harus terus dilakukan.

"Oleh karena itu pertanyaan berikutnya adalah, kalau global seperti ini, kita berpengaruh, terus apa yang kita lakukan? Itu sebetulnya yang menjadi PR kita ke depan," tambahnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kadin Tingkatkan Daya...
Kadin Tingkatkan Daya Saing Ekonomi Kawasan Timur Indonesia
Dongkrak Potensi Ekonomi...
Dongkrak Potensi Ekonomi Daerah, Kadin Indonesia Perkuat Kolaborasi
Kadin Sumatera Dukung...
Kadin Sumatera Dukung Anindya Jadi Ketua Umum Kadin Indonesia
Arsjad Rasjid: Pengembangan...
Arsjad Rasjid: Pengembangan Ekonomi Butuh Kerja Sama Pengusaha di Daerah
Indonesia Jadi Korban...
Indonesia Jadi Korban Perang Dagang Trump, Kenyataan Pahit Ancam Ekonomi RI
Arsjad Rasjid: Kadin...
Arsjad Rasjid: Kadin Mitra Utama Pemerintah Mempercepat Pemulihan Ekonomi
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
5 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
7 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
9 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
9 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
9 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved