Asumsi Makro 2020 Realistis, Kurs Rupiah Dipatok Rp15.000/USD

Sabtu, 25 Mei 2019 - 17:13 WIB
Asumsi Makro 2020 Realistis,...
Asumsi Makro 2020 Realistis, Kurs Rupiah Dipatok Rp15.000/USD
A A A
JAKARTA - Asumsi indikator ekonomi makro 2020 yang diusulkan pemerintah dalam Rancangan Anggapan Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2020 di antaranya nilai tukar rupiah yang dipatok pada kisaran level Rp14.000-Rp15.000 per dolar AS (USD) menurut ekonom cukup realistis. Pasalnya hal ini bisa diyakini bisa dicapai oleh Bank Indonesia (BI) dalam menjaga pergerakan mata uang rupiah.

"Poin berikutnya catatan atas asumsi nilai tukar di 2020 sebesar Rp14.000-Rp15.000 per USD. Asumsi ini cukup realistis, artinya masih dalam range yang optimis dapat dicapai oleh BI," ujar Ekonom senior Indef Eko di Jakarta, Sabtu (25/5/2019).

Sambung dia menambahkan, tantangan agar target kurs nilai tukar Rupiah ini dapat tercapai terutama muncul dari neraca transaksi berjalan yang kecenderungan defisitnya melebar. Di samping itu aspek hot money yang trennya meningkat dalam perekonomian Indonesia. "Jadi faktor ini juga perlu diwaspadai karena sangat sensitif terhadap isu geo politik dan keamanan," jelasnya.

Selain itu, harga minyak mentah Indonesia diasumsikan sebesar USD60 hingga 70 USD per Barrel. Angka ini pun cukup realistis karena saat ini harga minyak bergerak dalam range tersebut.

"Perlambatan ekonomi global dapat menggambarkan asumsi harga minyak ini, di mana secara fundamental jika ekonomi melambat umumnya harga energi (minyak) cenderung landai. Namun, aspek geopolitik negara-negara produsen minyak mentah tetap penting diperhatikan, mengingat dinamika harga minyak tidak selalu berelasi dengan demand dan supply, bahkan kerap kali lebih dipengaruhi faktor politik," jelasnya.

Selanjutnya dalam asumsi makro 2020 yang diusulkan antara lain pertumbuhan ekonomi di kisaran 5,3%-5,6%. Asumsi tersebut lebih rendah dari usulan pada kerangka ekonomi makro 2019 di kisaran 5,4%-5,8%. Sedangkan inflasi di kisaran 2%-4% dan tingkat bunga SPN 3 bulan di kisaran 5% sampai dengan 5,6%.

Ditambah untuk lifting minyak bumi dipatok 695.000 barel-840.000 barel per hari dan lifting gas bumi 1,19 juta-1,3 juta barel setara minyak per hari. Kebijakan fiskal 2020 mengangkat tema APBN Untuk Akselerasi Daya Saing Melalui Inovasi dan Penguatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Tema ini selaras dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2020 yaitu peningkatan SDM untuk Pertumbuhan Berkualitas.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Beberkan Asumsi-Asumsi...
Jokowi Beberkan Asumsi-Asumsi Makro 2021
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi...
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi dalam RAPBN 2021
Asumsi Makro RAPBN 2024...
Asumsi Makro RAPBN 2024 Disetujui Banggar DPR, Intip Rinciannya
Asumsi Makro RAPBN 2026...
Asumsi Makro RAPBN 2026 Disepakati, Ini Arah Ekonomi Prabowo Tahun Depan
Perubahan Asumsi Makro...
Perubahan Asumsi Makro 2022 Disepakati, Rupiah Dipatok Rp14.800/USD
Kurs Rupiah dalam RAPBN...
Kurs Rupiah dalam RAPBN 2025 Dipatok Rp16.100 per Dolar AS
Berita Terkini
Hasilkan Riset Berkelanjutan,...
Hasilkan Riset Berkelanjutan, Kayla Raih Pendanaan Global Youth Action Fund
2 jam yang lalu
Potensi Tambahan Penerimaan...
Potensi Tambahan Penerimaan Negara dari DSI Masih Dihitung, Purbaya: Belum Ketemu Angkanya
3 jam yang lalu
BRImo Raih Penghargaan...
BRImo Raih Penghargaan Digital Innovation in Business Transformation di Ajang Digital Innovation Awards 2026
3 jam yang lalu
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
3 jam yang lalu
Tok! Eksportir SDA Wajib...
Tok! Eksportir SDA Wajib Pulangkan 100% Devisa Hasil Ekspor ke Dalam Negeri Mulai Juni 2026
6 jam yang lalu
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi...
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi Besok 1 Juni 2026! Terbagi 2 Fase, Eksportir Wajib Lapor DSI
7 jam yang lalu
Infografis
China Diduga Retas Jaringan...
China Diduga Retas Jaringan Pertahanan Sensitif Jepang sejak 2020
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved