IHSG Ditutup Melesat ke Level 6.305, Bursa China Melompat Tinggi
Selasa, 11 Juni 2019 - 16:48 WIB
IHSG Ditutup Melesat ke Level 6.305, Bursa China Melompat Tinggi
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga akhir perdagangan, Selasa (11/6/2019) ditutup terus menanjak naik hingga kokoh di zona hijau. Hingga akhir sesi, IHSG terus menghijau lewat peningkatan 16,38 poin atau 0,26% ke level 6.305,99.
Sebelumnya pada sesi perdagangan siang, bursa saham Tanah Air menanjak sebesar 7,359 poin atau 0,117% menjadi 6.296,97 setelah pada sesi pembukaan sempat menyusut 2,810 poin yang setara 0,045% ke level 6.286,80. Sedangkan kemarin, IHSG ditutup meningkat 86,86 poin atau 1,40% ke level 6.295,98.
Sektor saham dalam negeri kebanyakan melaju kencang di perdagangan sore dipimpin kenaikan tertinggi sektor pertambangan hingga 0,64% dan properti melonjak 0,55%. Sedangkan pelemahan terdalam menimpa sektor aneka industri yang menyusut 0.54%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp8,06 triliun dengan 11,62 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp241,50 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,89 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp3,14 triliun. Tercatat sebesar 237 saham menguat, 199 melemah dan 153 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) naik Rp300 menjadi Rp6.600, PT Cita Mineral Investindo Tbk. (CITA) bertambah Rp100 menjadi Rp1.650 dan PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) melonjak Rp80 ke posisi Rp1.050.
Sementara saham-saham dengan pelemahan yakni PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) turun Rp150 menjadi Rp3.400, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menyusut Rp100 menjadi Rp8.575 serta PT First Media Tbk. (KBLV) lebih rendah Rp68 menjadi Rp420.
Di sisi lain pasar saham daratan China melonjak pada akhir perdagangan, Selasa seperti dilansir Reuters setelah adanya sinyal penguatan investasi infrastruktur dari Beijing. Sentimen tersebut meredam pernyataan Presiden AS Donald Trump tentang perang perdagangan yang sedang berlangsung antara dua kekuatan ekonomi.
Komposit Shanghai meningkat 2,02% hingga ditutup menjadi 2.909,77 mengiringi peningkatan Komposit Shenzhen mencapai 3,708% ke level 1.538,23. Pergerakan positif terjadi setelah kantor berita negara Xinhua melaporkan bahwa China akan memungkinkan pemerintah daerah untuk menggunakan obligasi khusus untuk membiayai proyek investasi tertentu.
Tren menghijau juga diperlihatkan indeks Hang Seng di Hong Kong usai mendapatkan tambahan 0,76% hingga sesi perdagangan sore untuk menyentuh level 27,789.34. Saham China Construction Bank yang terdaftar di Hong Kong naik 1,43%.
Pada tempat lain, indeks Nikkei Jepang ditutup 0,36% lebih tinggi pada posisi 21.204,28 sedangkan indeks Topix merayap 0,54% untuk menyelesaikan perdagangan pada level 1.561,32. Kenaikan juga terjadi pada indeks Kospi, Korea Selatan yakni mencapai 0,59% menjadi 2.111,81 saat saham LG Electronics melonjak 6,03%.
Sebelumnya pada sesi perdagangan siang, bursa saham Tanah Air menanjak sebesar 7,359 poin atau 0,117% menjadi 6.296,97 setelah pada sesi pembukaan sempat menyusut 2,810 poin yang setara 0,045% ke level 6.286,80. Sedangkan kemarin, IHSG ditutup meningkat 86,86 poin atau 1,40% ke level 6.295,98.
Sektor saham dalam negeri kebanyakan melaju kencang di perdagangan sore dipimpin kenaikan tertinggi sektor pertambangan hingga 0,64% dan properti melonjak 0,55%. Sedangkan pelemahan terdalam menimpa sektor aneka industri yang menyusut 0.54%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp8,06 triliun dengan 11,62 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp241,50 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,89 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp3,14 triliun. Tercatat sebesar 237 saham menguat, 199 melemah dan 153 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) naik Rp300 menjadi Rp6.600, PT Cita Mineral Investindo Tbk. (CITA) bertambah Rp100 menjadi Rp1.650 dan PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) melonjak Rp80 ke posisi Rp1.050.
Sementara saham-saham dengan pelemahan yakni PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) turun Rp150 menjadi Rp3.400, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menyusut Rp100 menjadi Rp8.575 serta PT First Media Tbk. (KBLV) lebih rendah Rp68 menjadi Rp420.
Di sisi lain pasar saham daratan China melonjak pada akhir perdagangan, Selasa seperti dilansir Reuters setelah adanya sinyal penguatan investasi infrastruktur dari Beijing. Sentimen tersebut meredam pernyataan Presiden AS Donald Trump tentang perang perdagangan yang sedang berlangsung antara dua kekuatan ekonomi.
Komposit Shanghai meningkat 2,02% hingga ditutup menjadi 2.909,77 mengiringi peningkatan Komposit Shenzhen mencapai 3,708% ke level 1.538,23. Pergerakan positif terjadi setelah kantor berita negara Xinhua melaporkan bahwa China akan memungkinkan pemerintah daerah untuk menggunakan obligasi khusus untuk membiayai proyek investasi tertentu.
Tren menghijau juga diperlihatkan indeks Hang Seng di Hong Kong usai mendapatkan tambahan 0,76% hingga sesi perdagangan sore untuk menyentuh level 27,789.34. Saham China Construction Bank yang terdaftar di Hong Kong naik 1,43%.
Pada tempat lain, indeks Nikkei Jepang ditutup 0,36% lebih tinggi pada posisi 21.204,28 sedangkan indeks Topix merayap 0,54% untuk menyelesaikan perdagangan pada level 1.561,32. Kenaikan juga terjadi pada indeks Kospi, Korea Selatan yakni mencapai 0,59% menjadi 2.111,81 saat saham LG Electronics melonjak 6,03%.
(akr)
Lihat Juga :