IHSG Berpotensi Melemah, Simak 6 Saham Ini

Rabu, 19 Juni 2019 - 07:43 WIB
IHSG Berpotensi Melemah,...
IHSG Berpotensi Melemah, Simak 6 Saham Ini
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu ini diprediksi berbalik melemah. Selasa kemarin, IHSG ditutup menguat signifikan 66,81 poin atau 1,08% ke level 6.257,33.

Analis saham dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD sudah berhasil menyentuh area positif. Sementara itu, terlihat Stochastic dan RSI sudah berada di area netral.

"Meskipun demikian, terlihat pola bearish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG. Sehingga berpeluang menuju ke area support," ujar Nafan Aji di Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1. AKRA
Indikator MACD telah membentuk pola golden cross di area negatif sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 4220-4250, dengan target harga secara bertahap di level 4310, 4550, dan 4800. Support: 4200 dan 4120.

2. BDMN
Indikator MACD telah membentuk pola golden cross di area negatif dan indikator RSI telah menunjukkan oversold sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 4100-4120, dengan target harga secara bertahap di level 4290, 4570, dan 4800. Support: 4000.

3. ELSA
Pergerakan harga telah berhasil menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 346-352, dengan target harga secara bertahap di level 362, 378, 416, dan 454. Support: 340, 330, dan 320.

4. GIAA

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 338-402, dengan target harga secara bertahap di level 408, 414, 442, 470, dan 498. Support: 386.

5. LPPF
Terlihat beberapa pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 3290-3340, dengan target harga secara bertahap di level 3500 dan 3650. Support: 3230.

6. TINS

Terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 1080-1120, dengan target harga secara bertahap di level 1240, 1560 dan 1875. Support: 1000.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
Ditutup di Zona Hijau,...
Ditutup di Zona Hijau, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
7 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
9 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved