Bentoel Optimistis Pangsa Pasar Akan Terus Bertambah

Kamis, 20 Juni 2019 - 20:50 WIB
Bentoel Optimistis Pangsa...
Bentoel Optimistis Pangsa Pasar Akan Terus Bertambah
A A A
JAKARTA - PT Bentoel International Investama Tbk (RMBA) optimistis bisa terus memperluas pangsa pasarnya di Indonesia. Hingga akhir 2018, Bentoel mencatatkan pangsa pasar 8% secara nasional.

Terkait dengan itu, perseroan terus melakukan pengembangan teknologi informasi (TI) untuk meningkatkan efisiensi bisnis. Hal ini juga sejalan dengan strategi induk usahanya, British American Tobacco (BAT), yang memposisikan Indonesia sebagai penghubung ekspor ke-19 negara.

"Karena kami menjadi bagian dari BAT grup kami harus melakukan pengembangan TI supaya lebih selaras dengan sistemnya, sehingga bisa lebih efisien," kata Direktur RMBA Shahid Afzal seusai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perseroan di Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Melalui strategi pengembangan yang dilakukan, perseroan optimistis dapat meningkatkan kinerja dan bisnis.
Presiden Direktur RMBA Christopher John McAllister mengatakan, pihaknya antara lain menyiapkan strategi meningkatkan bisnis konsultasi manajemen dari usaha penunjang menjadi bisnis utama.

Langkah ini telah mendapat restu dari pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB). Strategi ini merupakan bagian dari reorganisai bisnis agar lebih terintegrasi dan efisien.

"Hanya simplifikasi usaha. Tidak ada akibat yang fundamental dari perubahan ini," imbuh Christopher.

Perseroan menyebutkan langkah tersebut berdasarkan studi kelayakan yang dilakukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik Y&R. Menurut studi tersebut, dari aspek non-finansial, perubahan ini memberikan manfaat terintegrasinya dan tersentralisasinya fungsi manajerial. Dengan begitu, hal ini dapat mencegah RMBA dan anak usahanya dari risiko ketidakefisienan fungsi manajerial.

Sementara itu, dari aspek finansial, tidak terdapat perubahan secara profitabilitas atas perubahan ini. Alasannya, pendapatan RMBA terkurangi dengan beban yang dibukukan oleh entitas anak perusahaan. "Berdasarkan ruang lingkup pekerjaan, asumsi-asumsi, data dan informasi, yang diperoleh dan digunakan, Y&R berpendapat bahwa rencana ini layak," ujarnya.

Di samping itu, perseroan juga melihat aktivitas konsultasi menajemen dapat lebih dikembangkan dengan menjadikannya sebagai kegiatan usaha utama. Oleh karena itu, secara garis besar, perubahan ini akan memberi manfaat kepada RMBA berupa peningkatan sinergi strategi bisnis dan kinerja RMBA beserta anak usahanya.

Dalam laporan keuangannya, pada kuartal I/2019, RMBA masih membukukan kerugian sama seperti tahun sebelumnya. Pertumbuhan pendapatan yang hampir mencapai 10% belum mampu mendongkrak laba perusahaan. Sepanjang kuartal pertama tahun ini, perusahaan mencatatkan kerugian sebesar Rp83,3 miliar.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siasati Tekanan Cukai,...
Siasati Tekanan Cukai, Emiten Rokok Ini Perluas Pasar Ekspor
Wow! PT Multi Bintang...
Wow! PT Multi Bintang Indonesia Tbk Teguk Laba Rp924,7 Miliar di 2022
Laba Amman Mineral Anjlok...
Laba Amman Mineral Anjlok 26,98% Jadi Rp2,10 T, Ini Penyebabnya
Masih Pandemi, Induk...
Masih Pandemi, Induk Usaha Indomaret Raup Cuan Rp60,8 Miliar
Emiten Sandiaga Uno...
Emiten Sandiaga Uno Saratoga Tebar Dividen Rp298 M Meski Rugi Rp10 T
Fresh From The Oven!...
Fresh From The Oven! Rally Terus, Bondholder BHIT Setuju Konversi Obligasi Rp173/Saham
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved