IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Mainkan 6 Saham Ini

Jum'at, 28 Juni 2019 - 07:28 WIB
IHSG Diprediksi Lanjutkan...
IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Mainkan 6 Saham Ini
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi kembali menguat. Kamis kemarin, IHSG ditutup bertambah 42,22 poin atau 0,67% ke level 6.352,71.

Analis saham dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD sudah berhasil menyentuh area positif. Sementara itu, terlihat Stochastic dan RSI masih sudah membentuk pola dead cross di area overbought.

"Di sisi lain, terlihat pola bearish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar lanjutan. Pergerakan IHSG berpeluang menuju ke area support," ujar Nafan Aji di Jakarta, Jumat (28/6/2019).

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1. AKRA
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 4060-4080, dengan target harga secara bertahap di level 4120, 4200, 4310, 4550, dan 4800. Support: 4060 dan 4010.

2. BBTN

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area 2440-2460, dengan target harga secara bertahap di level 2560, 2710, 3060, dan 3410. Support: 2440 dan 2360.

3. DOID

Terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area 500-515, dengan target harga secara bertahap di level 525, 555, 585, dan 620. Support: 492.

4. HMSP

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area 3180-3200, dengan target harga secara bertahap di level 3250, 3320, 3380, dan 3440. Support: 3150 dan 3100.

5. MYOR

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 2460-2480, dengan target harga secara bertahap di level 2520, 2550, 2600, 2710, dan 2820. Support: 2460 dan 2430.

6. PTBA
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 dan MA 20 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 2920-2990, dengan target harga secara bertahap di level 3030, 3090, 3220, dan 3360. Support: 2920 dan 2880.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Betah di Zona Hijau,...
Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik Hampir 1% ke Level 6.107
Berita Terkini
Rupiah Hari Ini Dibuka...
Rupiah Hari Ini Dibuka Melemah ke Rp18.068, Tersengat Kabar Independensi BI
27 menit yang lalu
OSL Indonesia Bidik...
OSL Indonesia Bidik Antusiasme Investor Melalui Kompetisi Trading
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Lanjutkan...
IHSG Hari Ini Lanjutkan Penurunan, Dibuka Melemah ke 6.175
1 jam yang lalu
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Paksa Bank Sentral Terus Sesuaikan Kebijakan Moneter
2 jam yang lalu
Naik 5,6%, SIG Catat...
Naik 5,6%, SIG Catat Penjualan 18,27 Juta Ton di Semester I 2026
3 jam yang lalu
Media Asing Soroti Mundurnya...
Media Asing Soroti Mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo, Uji Independensi Bank Indonesia
3 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved