CIMB Niaga Auto Finance Optimistis Industri Multifinance Tumbuh di 2019

Selasa, 02 Juli 2019 - 21:08 WIB
CIMB Niaga Auto Finance...
CIMB Niaga Auto Finance Optimistis Industri Multifinance Tumbuh di 2019
A A A
JAKARTA - PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) optimistis mampu mencetak pertumbuhan bisnis hingga dua kali lipat pada tahun 2019 ini, seiring kinerja positif industri multifinance sejauh ini. Meskipun ada sedikit decline pasar pada awal tahun ini, namun menurut Direktur Utama CNAF Ristiawan Suherman tidak berpengaruh besar ke bisnis multifinance.

Menurutnya industri ini sedang mengalami kenaikan, terutama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengizinkan ekspansi multiguna melalui POJK 35. "Seharusnya di akhir tahun positif untuk multifinance, lonjakan CNAF semester I mencapai angka 57% dibandingkan tahun sebelumnya. Kita membidik target dua kali lipat di tahun ini, tetapi dengan tetap mempertahankan sinergi ke bank," jelas Dirut CNAF Ristiawan Suherman di Gedung SINDO, Jakarta, Selasa (2/7/2019).

Sebelumnya OJK menegaskan terbitnya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan ditujukan untuk memacu pertumbuhan kinerja industri pembiayaan yang dinilai belum optimal. Di samping itu, regulasi ini juga menyempurnakan sejumlah ketentuan sebelumnya dengan menekankan aspek prudential dan perlindungan konsumen untuk menjamin kesehatan industri.

Otoritas mendorong pertumbuhan pembiayaan dari industri multifinance, yang memiliki target pasar berbeda dari perbankan, melalui hadirnya regulasi ini. Regulasi ini misalnya membuka opsi pembiayaan baru melalui lini multiguna, yakni fasilitas dana atau dana tunai.

"Sejauh ini, pendanaan kami berasal dari induk usaha dan bank lokal, tentunya mereka senantiasa melihat laporan keuangan dan perkembangan perusahaan. Nantinya akan ada perubahan dari CNAF ke CIMB Niaga Finance di tahun depan, seiring dengan POJK 35," jelasnya.

Sementara terkait dengan suku bunga yang sangat rentan dengan kualitas kredit, Aris menegaskan bahwa indikator keuangan CNAF cukup baik dan sehat. Semakin MPL tinggi, funding bank akan semakin mahal dan sebaliknya. "Saya ingin program ini affordable, bunga tidak terlalu tinggi, dan signifikan bagi konsumen," pungkasnya.

CNAF juga mengeluarkan program inovasi pembiayaan yaitu kredit tanpa cicilan. Yang dimaksud dengan program ini adalah, dengan keberhasilan nasabah untuk mengajak 1 nasabah baru, maka cicilannya akan turut dibebaskan satu bulan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kuartal I, CIMB Niaga...
Kuartal I, CIMB Niaga Finance Bukukan Kenaikan Aset 64%
CIMB Niaga Finance Luncurkan...
CIMB Niaga Finance Luncurkan CNAF Virtual Autoshow 2022
CIMB Niaga Finance Perkuat...
CIMB Niaga Finance Perkuat Digitalisasi
Sukuk CIMB Niaga Finance...
Sukuk CIMB Niaga Finance Oversubscribed 4,6 Kali
CIMB Niaga Auto Finance...
CIMB Niaga Auto Finance Luncurkan Kampanye Marketing Bertajuk #DemiKamu
Pembiayaan CIMB Niaga...
Pembiayaan CIMB Niaga Finance Tembus Rp1,7 Triliun
Berita Terkini
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
12 menit yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
1 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
2 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
3 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
3 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved