Produsen Elektronik di Batam Jadi Percontohan Industri 4.0 Tingkat Dunia

Kamis, 04 Juli 2019 - 19:49 WIB
Produsen Elektronik...
Produsen Elektronik di Batam Jadi Percontohan Industri 4.0 Tingkat Dunia
A A A
JAKARTA - Produsen elektronik PT. Schneider Electric Manufacturing Batam (SEMB) tidak hanya menjadi lighthouse atau percontohan industri 4.0 di dalam negeri, tetapi juga tingkat dunia. Ini berdasarkan laporan World Economic Forum (WEF) pada Annual Meeting of the New Champions di Dalian, China, 3 Juli 2019.

WEF mengumumkan 10 pabrik baru dalam jajaran Global Lighthouse Network. Selain PT SEMB, perusahaan Indonesia yang juga masuk 10 lighthouse, yaitu perusahaan kontraktor tambang PT Petrosea Tbk yang berlokasi di Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Sementara itu, kedelapan perusahaan dari negara lain yang menjadi lighthouse, yaitu Arçelik (Ulmi, Romania), Ford Otosan (Kocaeli, Turki), Nokia (Oulu, Finlandia), dan Posco (Pohang, Korea Selatan). Selanjutnya, Groupe Renault (Cléon, Prancis), SAIC Maxus (Nanjing, China), Tata Steel (Kalinganagar, India), dan Zymergen (Emeryville, USA).

Mereka menjadi percontohan bagi perusahaan lainnya untuk mengatasi tantangan dalam memperbarui sistem dan mengaplikasikan teknologi mutakhir, seperti Artificial Intelligence, big data analytics, dan 3D printing.

Menurut WEF, 10 lighthouse yang dipilih tersebut berdasarkan kepemimpinannya menerapkan teknologi industri 4.0 untuk mendorong dampak positif terhadap finansial dan operasionalnya. Selain itu, mereka sukses mengintegrasikan teknologi industri 4.0 untuk meningkatkan efisiensi dan inovasi. Kesepuluh perusahaan tersebut bergabung dengan 16 perusahaan lainnya yang sebelumnya sudah masuk sebagai lighthouse.

Sebelumnya Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menunjuk PT SEMB sebagai percontohan untuk sektor manufaktur di Indonesia yang sudah menerapkan industri 4.0. Perusahaan elektronik ini dinilai berhasil melakukan transformasi digital sehingga mampu mengadopsi digital attitude serta menerapakan model operasional yang baru dan efisien di perusahaan.

“Adanya lighthouse industry dapat menjadi pembelajaran bagi industri lain dalam bertransformasi menuju industri 4.0. Ke depan, diharapkan semakin banyak lighthouse industry yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto di Jakarta, Kamis (4/7/2019).

Pada gelaran Indonesia Industrial Summit (IIS) 2019 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, yang diselenggarakan oleh Kemenperin beberapa waktu lalu, Wakil Presiden Jusuf Kalla yang meresmikan pembukaan IIS 2019 tersebut, juga turut menyerahkan penghargaan kepada PT. SEMB sebagai Lighthouse Industri 4.0 di Indonesia.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Country President Schneider Electric Indonesia, Xavier Denoly. Pada kesempatan itu, Wapres JK didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Airlangga.

“Penilaian kami kepada Schneider Batam berdasarkan program yang mereka jalankan, yaitu Batam Digital Transformation Journey yang dimulai tahun 2017. Program ini meliputi 4 pilar, yaitu cyber security, people and leadership, product life cycle and data management, serta data analytics,” tutur Menperin.

Menurut Kemenperin, kunci keberhasilan PT. SEMB dalam melakukan transformasi digital dilakukan melalui beberapa tahap, antara lain pendefinisian komitmen dari manajemen puncak ke level paling bawah dan perumusan target perusahaan secara jelas.

Selanjutnya, pengembangan kompetensi digital serta mengubah mindset, budaya kerja dan organisasi menuju digital attitude. Selain itu, scalling up melalui pengembangan kemampuan dan adopsi model operasional yang baru dan efisien untuk diterapkan di perusahaan.

Key Account & Ecostruxure Prescription Leader PT SEMB Fadli Hamsanimenyampaikan, Smart Factory Schneider Electric di Batam adalah bagian dari transformasi digital Schneider Electric secara Global. Semua solusi tersebut terhubung kepada platform EcoStruxure™, yaitu platformIoT (Internet of Things) milik Schneider Electric yang terbuka, mudah dioperasikan, dan kompatibel. EcoStruxure™ memberikan nilai lebih dalam hal keamanan, keandalan, efisiensi, daya tahan dan konektivitas.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri 4.0 Indonesia...
Industri 4.0 Indonesia Mendunia
Berbagai Terobosan Berbasis...
Berbagai Terobosan Berbasis Sumber Daya Demi Masa Depan Tak Terbatas
Implementasi Industri...
Implementasi Industri 4.0 Jadi Strategi Tepat Dorong Pemulihan
Teknologi Digital Datangkan...
Teknologi Digital Datangkan Cuan, Sektor Industri Jangan Gaptek
Infrastruktur Digital...
Infrastruktur Digital Topang Industri, 3 Perusahaan Ini Jadi Modelnya
Kemenperin Ungkap Pentingnya...
Kemenperin Ungkap Pentingnya Implementasi Digital untuk IKM
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
3 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved