Kemendag Ajak Pelaku Usaha Sasar Pasar Tiongkok

Jum'at, 12 Juli 2019 - 11:26 WIB
Kemendag Ajak Pelaku...
Kemendag Ajak Pelaku Usaha Sasar Pasar Tiongkok
A A A
JAKARTA - Total nilai perdagangan Indonesia-China periode tahun 2018 tercatat sebesar USD72,67 miliar atau naik 23,48 persen dari total perdagangan 2017 sebesar USD58,84 miliar. Tahun 2019 periode Januari-April telah mencapai 22,4 miliar.

Meski demikian kenyataan itu masih membuat neraca perdagangan Indonesia defisit. Hingga saat ini Indonesia mengalami defisit mencapai USD18,4. Hal itu terjadi karena nilai ekspor Indonesia ke Tiongkok baru berkisar USD27,17 sementara impor Tiongkok ke Indonesia mencapai USD45,53.

Hingga kini Indonesia berusaha terus menyeimbangkan necara perdagangan kedua negara tersebut. Untuk itu Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN), Iriana Trimurty Ryacudu menekankan promosi harus digencarkan.

“Kita harus gencar promosi ekspor ke China untuk menyeimbangkan hubungan perdagangan Indonesia-China. Hal ini sekaligus menjadi upaya kita mengambil peluang dari situasi perang dagang AS-China di mana kedua negara membutuhkan penyuplai baru akibat perang tariff,” ujar Iriana saat konferensi pers The 16th CAEXPO Country of Honor di Jakarta (11/7/2019).

Mengapa hingga kini Indonesia masih susah mengejar ketertinggalan itu, Marolop Nainggolan Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Ditjen PEN mengatakan, tidak bisa menyalahkan siapa-siapa. Ia sendiri tidak mengetahui mengapa sampai saat ini masih defisit. Marolop hanya menjelaskan jika ada pihak yang berhasil mengapa Indonesia tidak.

“Tidak bisa salahkan siapa-siapa. Yang lain serius. Mengapa Indonesia tidak. Karena itu kami mengajak pelaku usaha untuk masuk pasar China. Saya melihat pelaku usaha kita tidak melihat China pasar yang baik. Padahal penduduknya 1,4 miliar pasti ada yang dibutuhkan. Makanan minuman, obat-obatan, kalau bisa dimanfaatkan, peluangnya cukup besar,” jelas Marolop.

Untuk menggenjot perdagangan kedua negara ini Marolop dan Iriana mengajak semua pelaku usaha di Indonesia untuk memanfaatkan ajang pameran China-ASEAN Expo ke-16 yang akan berlangsung 20-23 September di Nanning Tiongkok. Tahun ini Indonesia akan menjadi Country of Honor yang akan diberikan promosi dan perhatian lebih besar lagi sehingga harus dimanfaatkan oleh pelaku usaha.

Potensi perdagangan yang banyak dilirik penduduk Tiongkok di antaranya buah-buahan seperti salak,durian,buah naga. Produk makanan dan minuman dan obatan ringan menurut Marolop masih memberikan peluang bagi pelaku usaha Indonesia. “Kami hanya bisa memberikan informasi potensi yang ada di Tiongkok. Selebihnya pelaku usaha yang berkepentingan yang menentukan,” ujar Marolop.
(akn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Kejagung Geledah Kantor...
Kejagung Geledah Kantor Kemendag Sita Dokumen dan Uang Tunai
Kasus Minyak Goreng,...
Kasus Minyak Goreng, Pengamat: Cabut Izin Perusahaan yang Terbukti Melanggar
Berita Terkini
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
14 menit yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
23 menit yang lalu
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
1 jam yang lalu
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
1 jam yang lalu
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
11 jam yang lalu
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
12 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved