Sebanyak 1.862 Gedung Kemenkeu Bakal Diasuransikan

Jum'at, 12 Juli 2019 - 19:45 WIB
Sebanyak 1.862 Gedung...
Sebanyak 1.862 Gedung Kemenkeu Bakal Diasuransikan
A A A
JAKARTA - Pemerintah akan mengasuransikan seluruh gedung barang milik negara (BMN) semua kementerian/lembaga. Hal ini untuk mengantisipasi risiko bencana seperti gempa bumi, banjir, longsor, kejatuhan barang dari angkasa dan kebakaran.

Direktur Barang Milik Negara Kemenkeu Encep Sudarwan mengatakan, untuk tahap awal, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mengasuransikan 1.862 gedung Kemenkeu yang tersebar di seluruh Indonesia pada tahun ini.

"Ada 1.862 bangunan gedung tersebar di seluruh Indonesia. Launching Agustus, paling telat September sudah dilaksanakan," ujarnya di Jakarta, Jumat (12/7/2019).

Encep melanjutkan, asuransi dilakukan agar barang milik negara memiliki jaminan apabila terjadi bencana. Nantinya, asuransi tersebut akan ditangani oleh perusahaan konsorsium asuransi yang tergabung dalam Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI).

"Sudah ada 58 asuransi, terdiri dari 52 asuransi umum dan enam reasuransi. Kami tidak menentukan siapa yang boleh atau tidak. Kami hanya membuat syarat ketentuan dan ingin memastikan asuransi ini sudah memenuhi syarat sehat," jelasnya.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu Isa Rachmatarwata mengatakan, saat ini asuransi BMN belum dijalankan karena masih menunggu hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang sedang melakukan revaluasi aset.

"Kalau revaluasi sudah diaudit, maka akan kita asuransikan. Kita mulai dari Kemenkeu karena relatif paling dekat dan sudah tahu persis gedungnya di mana, kondisinya, sehingga mudah untuk menunjukkan pada asuransi," tuturnya.

Isa menambahkan, pemerintah hanya mengasuransikan gedung, tidak termasuk tanah. Namun dia menyebutkan jumlah anggaran yang akan diasuransikan. "Tanah tidak diasuransikan, tetapi gedungnya. Saat ini sedang dalam tahap audit BPK. Setelah itu baru kita tahun persisi berapa nilai yang akan diasuransikan," tuturnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Asuransi Gedung DPR...
Asuransi Gedung DPR RI Digarap Jasindo dan Konsorsium
Perluas Pasar Asuransi...
Perluas Pasar Asuransi Syariah, Sri Mulyani Jamin Jaga Kepentingan Domestik
Rangkul ASEAN, Sri Mulyani...
Rangkul ASEAN, Sri Mulyani Buka Jalan Asing Caplok Asuransi Syariah
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
Jaga Aset Negara, Gedung...
Jaga Aset Negara, Gedung DPR Senayan Diansuransikan
Kemenkeu Setujui Rp1...
Kemenkeu Setujui Rp1 Triliun Anggaran Tahap I Pilkada Serentak
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
1 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
1 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
2 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
2 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
2 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Baru Suriah...
Pemerintah Baru Suriah Bakal Tuntut Iran Rp4.870 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved