Sejumlah Lapangan Migas Pertamina Lampaui Target

Jum'at, 19 Juli 2019 - 14:50 WIB
Sejumlah Lapangan Migas...
Sejumlah Lapangan Migas Pertamina Lampaui Target
A A A
JAKARTA - Kinerja sektor hulu Pertamina pada semester I-2019 menunjukkan kontribusi positif terhadap negara, dimana hal itu ditunjukkan melalui produksi dari sejumlah lapangan migas yang pencapaiannya melampaui target. Hingga Juni 2019, total produksi minyak Pertamina mencapai 413 MBOPD dan produksi gas sebesar 2.856 MMSCFD. Sedangkan untuk lifting minyak sebesar 371 MBOPD dan lifting gas sebesar 2.154MMSCFD.

“Produksi sebesar ini tentunya memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemenuhan energi nasional. Pencapaian ini terutama didukung oleh kinerja anak usaha Pertamina di bidang hulu yang sangat baik bahkan beberapa diantaranya melebihi target yang ditentukan,” jelas Direktur Hulu Pertamina, Dharmawan H Samsu di Jakarta Jumat (19/7/2019).

Seperti di antaranya PHE Ogan Komering yang berhasil mencapai produksi migas hingga 1.377 BOEPD atau jauh melebihi target 905 BOEPD. Kemudian PHE Jambi Merang yang berhasil memproduksi hingga 15.767 BOEPD atau lebih tinggi dari target sebesar 15.712 BOEPD. Selain itu juga ada JOB Pertamina-Medco EP Tomori Sulawesi yang berhasil memproduksi 66.134 BOEPD dari target 59.640 BOEPD.

“Berbagai strategi terus dilakukan Pertamina untuk meningkatkan produksi migas terutama dalam mengelola sumur-sumur yang sudah mature. Dengan penerapan teknologi terkini serta optimasi sumur, sejumlah lapangan berhasil mencapai produksi yang menggembirakan,” ujar Dharmawan.

Sejumlah lapangan Pertamina tercatat memberikan kontribusi lifting minyak di atas target APBN antara lain PHKT yang berhasil melakukan optimasi operasi sumur sumur eksisting dengan lifting mencapai 11.307 BOPD atau 100,5% dari target APBN. Adapun anak usaha BOB Pertamina-BSP CPP mencatat lifting 9.606 BOPD atau 113% dari target APBN.

Anak perusahaan yang fokus menangani lapangan onshore ini menerapkan pump optimization dan well service. JOB Pertamina-Medco EP Tomori Sulawesi juga berhasil melampaui target lifting APBN 108%,. Jambi Merang mencapai 101%. Adapun lapangan NSB & NSO mencatat kinerja 106% dengan lifting 1.728 BOPD, berkat optimasi performance sumur dan meningkatkan realibility peralatan dan fasilitas produksi.

Kinerja PHE Ogan Komering (OK) juga tercatat mencapai 128% dengan lifting 1.684 BOPD, kemudian JOB Pertamina-PetroChina Salawati mencapai 159% dengan lifting 1.640 BOPD serta PHE Raja Tempirai dengan capaian 139% atau mencapai 516 BOPD. “Keberhasilan PHE Raja Tempirai di atas target APBN didukung optimalisasi produksi dengan melakukan gross up dan stimulasi sumur sumur produksi lapangan air hitam,” ungkap Dharmawan.

Disamping capaian produksi migas tersebut, Pertamina juga tetap fokus pada wilayah kerja dengan produksi dan lifting yang belum mencapai target. "Kami terus mengupayakan program yang dapat mengisi gap tersebut dengan melakukan upaya teknis terkait fasilitas produksi, kondisi reservoir, operasi pengeboran, dan upaya optimal lainnya," ujar Dharmawan.

Capaian produksi migas Pertamina saat ini, imbuh Dharmawan, tak lepas dari kebijakan Pertamina dalam investasi di sektor hulu sebagai agenda prioritas untuk meningkatkan produksi migas. “Investasi di sektor hulu secara keseluruhan sekitar USD2,6 miliar atau sekitar 60% dari keseluruhan investasi Pertamina sekitar USD 4,2 miliar,” pungkas Dharmawan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Lifting Minyak Saban...
Lifting Minyak Saban Tahun Turun Dianggap Wajar, Ini 5 Penyebabnya
Pertamina Beberkan Pentingnya...
Pertamina Beberkan Pentingnya Membangun Kilang Minyak Baru di Tanah Air
SKK Migas Ungkap Penemuan...
SKK Migas Ungkap Penemuan Ladang Gas Raksasa di Andaman, Begini Kabar Terbarunya
Mencari Cara Mendongkrak...
Mencari Cara Mendongkrak Produksi Migas Nasional, Bisakah EOR Jadi Andalan?
SKK Migas Membaca Sinyal...
SKK Migas Membaca Sinyal Kapan Pertamina Mulai Ajukan Penawaran di Blok Masela
Kabar Baik dari Kalimantan,...
Kabar Baik dari Kalimantan, Ditemukan Cadangan Gas di Lepas Pantai
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
9 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
33 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Infografis
Jejak Pendidikan Stella...
Jejak Pendidikan Stella Christie, Wamen yang Jadi Komisaris Pertamina Hulu Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved