Kinerja Apik di Kuartal I/2019, Terobosan Garuda Indonesia Harus Didukung
Jum'at, 26 Juli 2019 - 22:33 WIB
Kinerja Apik di Kuartal I/2019, Terobosan Garuda Indonesia Harus Didukung
A
A
A
JAKARTA - Kinerja PT Garuda Indonesia (persero) Tbk pada kuartal I tahun 2019 dimana perseroan berhasil membukukan laba bersih USD19,73 juta mendapatkan apresiasi. Dimana kenaikan tersebut cukup signifikan dibanding periode sebelumnya yang merugi USD64,27 juta.
Kinerja positif Garuda Indonesia sepanjang kuartal I/2019 ditunjang lini pendapatan layanan penerbangan berjadwal sebesar USD924,93 juta, tumbuh 11,6% dibanding periode yang sama di kuartal I/2018 sebesar USD828,49 juta. Selain itu, Garuda juga mencatatkan pertumbuhan signifikan pada kinerja pendapatan usaha lainnya sebesar 27,5% dengan pendapatan mencapai USD171,8 juta.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Inas Nasrullah menilai, berarti ada upaya luar biasa dari Garuda Indonesia. "Semoga ke depan kinerja Garuda Indonesia terus tumbuh positif. Kita harapkan itu," ujarnya di Jakarta, Jumat (26/7/2019).
Lebih lanjut, Ia menekankan sebagai maskapai penerbangaan kebanggaan negeri, Garuda Indonesia harus dijaga dengan baik. "Jangan sampai kita lupa bahwa Garuda Indonesia ini punya bangsa Indonesia. Secara khusus, jajaran komisaris Garuda Indonesia sepatutnya mendukung langkah-langkah terobosan untuk memajukan Garuda Indonesia. Bukan malah menjatuhkan," paparnya.
Inas juga menyoroti kinerja Direktur Utama (dirut) Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra (Ari Askhara) yang menurutnya sudah sangat bagus kerjanya. "Sebelum Ari dipercaya menjadi dirut, kita tahu harga saham Garuda Indonesia kedodoran. Setelah Ari masuk, saham Garuda melejit. Sekarang Garuda Indonesia juga mendapat keuntungan di Kuartal I-2019," tegas dia.
Kinerja positif Garuda Indonesia sepanjang kuartal I/2019 ditunjang lini pendapatan layanan penerbangan berjadwal sebesar USD924,93 juta, tumbuh 11,6% dibanding periode yang sama di kuartal I/2018 sebesar USD828,49 juta. Selain itu, Garuda juga mencatatkan pertumbuhan signifikan pada kinerja pendapatan usaha lainnya sebesar 27,5% dengan pendapatan mencapai USD171,8 juta.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Inas Nasrullah menilai, berarti ada upaya luar biasa dari Garuda Indonesia. "Semoga ke depan kinerja Garuda Indonesia terus tumbuh positif. Kita harapkan itu," ujarnya di Jakarta, Jumat (26/7/2019).
Lebih lanjut, Ia menekankan sebagai maskapai penerbangaan kebanggaan negeri, Garuda Indonesia harus dijaga dengan baik. "Jangan sampai kita lupa bahwa Garuda Indonesia ini punya bangsa Indonesia. Secara khusus, jajaran komisaris Garuda Indonesia sepatutnya mendukung langkah-langkah terobosan untuk memajukan Garuda Indonesia. Bukan malah menjatuhkan," paparnya.
Inas juga menyoroti kinerja Direktur Utama (dirut) Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra (Ari Askhara) yang menurutnya sudah sangat bagus kerjanya. "Sebelum Ari dipercaya menjadi dirut, kita tahu harga saham Garuda Indonesia kedodoran. Setelah Ari masuk, saham Garuda melejit. Sekarang Garuda Indonesia juga mendapat keuntungan di Kuartal I-2019," tegas dia.
(akr)
Lihat Juga :