Kemenperin Tantang Jabar Miliki Pusat Industri Kreatif

Selasa, 06 Agustus 2019 - 19:02 WIB
Kemenperin Tantang Jabar...
Kemenperin Tantang Jabar Miliki Pusat Industri Kreatif
A A A
BANDUNG - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menantang Provinsi Jawa Barat (Jabar) untuk memiliki pusat industri kreatif. Sarana tersebut diharapkan mampu mendongkrak industri kreatif Jawa Barat yang masih di bawah Bali dan Yogyakarta.

Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih mengatakan, Jawa Barat mestinya memiliki pusat industri kreatif seperti Bali yang memiliki Bali Creative Industry Center (BCIC).

"Kenapa Bali bisa, masa Bandung (Jawa Barat) enggak bisa? Kalau bisa, Bandung bikin. Yogyakarta saja sudah mau bikin. Nanti kami support bersama pemprov," ujar Gati seusai membuka acara Talkshow Creative Talk di Bandung Creative Hub, Selasa (6/8/2019).

Acara Creative Talk adalah sebagai kick-off dari kegiatan pengembangan kewirausahaan melalui program Creative Business Incubator-Bali Creative Industry Center (BCIC). Acara ini sebagai upaya menumbuhkan sektor industri kreatif di dalam negeri.

Menurut Gati, pusat industri kreatif bisa menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk memasarkan produknya. Termasuk menjadi tempat untuk pembinaan dan pengembangan mayarakat. Karena secara potensi, SDM Jawa Barat memiliki kemampuan menciptakan produk kreatif.

"Industri kreatif Bandung harusnya nomor satu. Sementara sekarang masih di bawah Bali dan Yogyakarta. Saya jadi terbebani, sementara saya cinta banget sama Bandung. Saya ingin anak-anak kreatif Bandung bisa lebih maju lagi," ujarnya.

Di Bali, lanjut Gati, BCIC menjadi wadah bagi para pelaku industri kreatif kriya dan fashion untuk mengembangkan usaha dalam konteks "meet-share-collaborate". Di mana para pelaku bisa bertemu, berbagi pengalaman dan ide kreatif sehingga pada akhirnya bisa berkolaborasi untuk menciptakan karya bersama.

Lebih lanjut dia menjelaskan, berdasarkan data statistik Badan Ekonomi Kreatif tahun 2016, Provinsi Jawa Barat tercatat memiliki share Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terhadap PDB Ekonomi Kreatif sebesar 11,81%. Selain itu, pada tahun 2016, Jawa Barat menempati urutan pertama dari 10 provinsi yang memiliki kontribusi ekspor ekonomi kreatif terbesar yaitu sebesar 31,96%. "Ini menunjukkan bahwa potensi ekonomi Provinsi Jawa Barat cukup besar khususnya di bidang ekonomi kreatif," tuturnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Harga Gas Diusulkan...
Harga Gas Diusulkan Naik di Atas USD6 per MMBTU
Mau Naik Kelas di Industri...
Mau Naik Kelas di Industri Kreatif, Pantau Ajang Kemenperin Ini
Menperin Dukung Peningkatan...
Menperin Dukung Peningkatan Pendidikan Vokasi Industri
Izin Operasional dan...
Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri Dipermudah Saat Pandemi Corona
Gandeng Marketplace,...
Gandeng Marketplace, Kemenperin Gairahkan Industri Kopi
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
3 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
3 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
3 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
4 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
4 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
4 jam yang lalu
Infografis
Vajiralongkorn, Raja...
Vajiralongkorn, Raja Terkaya di Dunia yang Miliki 52 Kapal Emas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved