Produk Kopi Gayo Tembus Pasar AS dan Kanada

Rabu, 07 Agustus 2019 - 20:01 WIB
Produk Kopi Gayo Tembus...
Produk Kopi Gayo Tembus Pasar AS dan Kanada
A A A
JAKARTA - Sebanyak enam eksportir kopi Gayo dari Takengon, Aceh, menerima penghargaan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) atas prestasinya menembus pasar Kanada dan Amerika Serikat (AS).

"Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada para pelaku usaha kopi Gayo yang sukses menembus pasar Kanada dan AS. Keenam pelaku usaha tersebut sebelumnya telah mengikuti serangkaian program Indonesia-Canada Trade and Private Sector Assistance (TPSA) Project," ujar Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Marolop Nainggolan di Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Program pembinaan ekspor proyek TPSA dilakukan secara komprehensif kepada calon eksportir kopi Gayo di Takengon. Keenam pelaku usaha asal Aceh yang mendapatkan manfaat dari program TPSA dan meraih sukses yaitu Koperasi Redelong Organik, Koperasi Kopi Wanita Gayo (Kokowagayo), Koperasi Serba Usaha (KSU) Arinagata, PT Meukat Komuditi Gayo, PT Orang Utan Kopi Lestari, dan Masyarakat Perlindungan Kopi Gayo (MPKG).

Menurut Ketua Koperasi Kokowagayo Rizkani, program TPSA memberikan manfaat bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produk, memenuhi standar internasional, dan melatih perusahaan menjadi lebih profesional dalam menjalin kerja sama bisnis dengan pembeli mancanegara.

Perusahaan-perusahaan koperasi Kokowagayo telah mendapatkan beberapa kontrak dari Kanada dan sebanyak empat kontainer telah dikirim pada Juli lalu.

Hal senada diungkapkan Ketua KSU Arinagata Ara Sibarani. Ia menjelaskan, melalui proyek TPSA pelaku usaha dapat memperoleh pengetahuan cara mengembangkan manajemen usaha, efisiensi produksi, cara menjalin kemitraan dengan calon pembeli, serta strategi promosi dan pemasaran produk ekspor.

KSU Arinagata mendapatkan kontrak sebanyak 10 kontainer dari hasil proyek TPSA. Kontrak juga didapatkan oleh tiga pelaku usaha lainnya, yaitu Koperasi Redelong Organik, PT Orang Utan Lestari, dan PT Meukat Komuditi Gayo.

Proyek TPSA merupakan kerja sama Indonesia dan Kanada yang bertujuan meningkatkan perdagangan dan investasi kedua negara yang berlangsung sejak 2014 hingga 2019. Program tersebut memberi manfaat dalam hal peningkatan kualitas produksi, pemenuhan standar, strategi promosi, dan cara untuk bernegosiasi dengan calon pembeli, serta memotivasi pelaku usaha untuk terus maju.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perkuat Posisi Ekspor...
Perkuat Posisi Ekspor Indonesia, BUMN Ini Siapkan 60.000 Bibit Kopi
Mendag: Kopi Indonesia...
Mendag: Kopi Indonesia Istimewa, Mampu Bersaing di Pasar Global
Jos Gandos! Ekspor Kopi...
Jos Gandos! Ekspor Kopi Tetap Wangi di Tengah Pandemi
Inggris dan Uni Eropa...
Inggris dan Uni Eropa Bercerai, Saatnya Genjot Ekspor Kopi RI, Teh hingga Kakao
Pecinta Kopi Australia...
Pecinta Kopi Australia Minati Robusta Indonesia Asal Jangsi dan Pagar Alam
Joss! Indonesia Ekspor...
Joss! Indonesia Ekspor 16,65 Ton Kopi ke Australia
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
13 menit yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
27 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
10 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
11 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
13 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved