Pembengkakan CAD Kuartal II Bukan Disebabkan Perang Dagang

Sabtu, 10 Agustus 2019 - 18:37 WIB
Pembengkakan CAD Kuartal...
Pembengkakan CAD Kuartal II Bukan Disebabkan Perang Dagang
A A A
JAKARTA - Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudisthira, menilai pembengkakan defisit transaksi berjalan (CAD) pada kuartal II 2019 mencapai USD8,44 miliar atau 3,04% dari PDB bukan disebabkan oleh perang dagang. Melainkan meningkatnya impor migas yang terus dilakukan pemerintah.

"Meningkatnya impor migas sepanjang kuartal II 2019, karena kebutuhan BBM yang terus naik tidak diimbangi peningkatan produksi atau lifting minyak," ujar Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Sabtu (10/8/2019).

Adapun, tambah Bhima, faktor musiman di kuartal II, dimana beberapa perusahaan membagikan dividen yang mana sebagain ditransfer investor ke luar negeri membuat kinerja ekspor melemah.

"Kinerja ekspor cenderung melemah khususnya ke negara tujuan utama. Melambatnya permintaan dan naiknya hambatan dagang menurunkan harga komoditas ekspor. Pasalnya harga sawit dan karet masih belum pulih," jelasnya.

Dia pun menambahkan pembayaran cicilan pokok dan bunga utang pemerintah, BUMN dan swasta turut memperlebar CAD. Hal ini membuat CAD akan terus membengkak selama tahun 2019.

"Tahun 2019, diperkirakan CAD akan melebar ke kisaran 2,9% hingga 3,1% dari Produk Domestik Bruto," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Impor Turun, Defisit...
Impor Turun, Defisit Transaksi Berjalan Kuartal I/2020 di Bawah 1,5%
Bank Indonesia Optimis...
Bank Indonesia Optimis Defisit Transaksi Berjalan di Bawah 2%
Ini Faktor Bikin Defisit...
Ini Faktor Bikin Defisit Transaksi Berjalan 1,4% dari PDB
Defisit Transaksi Berjalan...
Defisit Transaksi Berjalan Tembus USD2,2 M di Kuartal I-2024
Defisit Transaksi Berjalan...
Defisit Transaksi Berjalan di 2020 Turun Drastis hanya USD4,7 Miliar
Perang Dagang Mereda?...
Perang Dagang Mereda? Trump Beri Angin Segar Industri Otomotif dengan Pelonggaran Tarif Impor!
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved