Balas Uni Eropa, Mendag Akan Terapkan Tarif Impor Olahan Susu

Rabu, 14 Agustus 2019 - 20:10 WIB
Balas Uni Eropa, Mendag...
Balas Uni Eropa, Mendag Akan Terapkan Tarif Impor Olahan Susu
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengaku tengah berencana melakukan tindakan balasan terhadap Uni Eropa (UE) dengan menerapkan tarif bea impor terhadap produk olah susu asal Benua Biru. Aksi tersebut merupakan balasan, setelah UE menetapkan bea masuk sebesar 8-18% untuk produk biodiesel, atau produk turunan Crude Palm Oil (CPO) asal Indonesia.

Lebih lanjut Mendag Enggar menjelaskan, tarif bea masuk bakal diterapkan Indonesia untuk beberapa produk asal Eropa khususnya olahan susu yang sering diimpor. Melalui kebijakan tarif bea masuk ini, maka bakal membuat produk susu asal eropa menjadi lebih mahal.

"Dengan mengenakan bea masuk anti dumping untuk susu dari Uni Eropa. Besaran bea masuk anti dumping ini akan dihitung terlebih dahulu. Kami juga bisa melakukan hal serupa, tapi harus ada dasarnya," ujar Mendag Enggar di Tangerang, Rabu (14/8/2019).

Terlebih dahulu, Mendag bakal mengirimkan nota keberatan kepada Uni Eropa untuk memprotes pengenaan bea masuk atas biodiesel Indonesia. Seperti diketahui Komisi Uni Eropa (UE) akan mengenakan bea masuk anti subsidi (BMAS) sebesar 8 hingga 18% terhadap impor biodiesel asal Indonesia mulai Rabu (14/8) atau Selasa (13/8) waktu setempat. Kebijakan itu bertujuan untuk mengembalikan tingkat kesetaraan di pasar dengan produsen asal UE.

"Yang pasti kami menyampaikan nota keberatan dalam waktu selisih lima hari lagi. Tadi saya sudah rapat, breakfast meeting dengan Wapres (Jusuf Kalla), juga saya laporkan bahwa kita sampaikan nota keberatan sesuai proses dan ketentuannya. Jika mereka ekspor dan ada kerugian, baru dilaporkan untuk anti dumping," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag: Surplus Neraca...
Kemendag: Surplus Neraca Perdagangan 2021 Bisa Pecahkan Rekor
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Teken Perdagangan Bebas...
Teken Perdagangan Bebas dengan 15 Negara, Mendag Janji RI Tak Kebanjiran Barang Impor
Mendag Wajibkan Pelaku...
Mendag Wajibkan Pelaku Ekspor Impor Gunakan Kapal Nasional
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Berita Terkini
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
2 jam yang lalu
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
3 jam yang lalu
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
5 jam yang lalu
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
6 jam yang lalu
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
7 jam yang lalu
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
17 jam yang lalu
Infografis
3 Efek Tarif Impor Donald...
3 Efek Tarif Impor Donald Trump Terhadap Harga Emas Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved