Pir dan Daging Beku Asal China Dorong Impor Juli Naik

Kamis, 15 Agustus 2019 - 14:23 WIB
Pir dan Daging Beku...
Pir dan Daging Beku Asal China Dorong Impor Juli Naik
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, salah satu faktor pendorong meningkatnya impor pada Juli 2019 adalah impor produk konsumsi yang tinggi, yang nilainya mencapai USD1,46 miliar, atau naik 42,51% secara bulanan. Produk konsumsi yang terbilang banyak diimpor pada periode tersebut adalah buah pir dan daging beku asal China.

"Memang kita lihat kenaikan impor cukup tinggi karena buah pir dan daging beku asal China, itu share-nya mencapai 9,43%," ujar Kepala BPS Suhariyanto di Gedung BPS, Jakarta, Kamis (14/8/2019).

Dia menyebutkan. impor bahan baku penolong tercatat USD11,27 miliar atau naik 29,01% (mom) dan turun 17,76% (yoy). "Ada beberapa komoditas bahan baku penolong yang besar yaitu mobile phone tanpa baterai dari China, lalu bungkil kedelai, itu kita juga impor," jelasnya.

Suhariyanto mengakui, kenaikan impor menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah. Impor perlu menekan agar tidak membuat defisit neraca perdagangan makin membengkak. "Ini pekerjaan rumah bersama agar impor tidak terus menerus tinggi," tegasnya.

Saat ini negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari-Juli 2019 secara berurutan adalah China dengan nilai USD24,73 miliar (29,08%); Jepang USD9,09 miliar (10,69%); dan Thailand USD5,46 miliar (6,42%). BPS juga mencatat, persentase impor nonmigas dari ASEAN sebesar 19,48% dan dari Uni Eropa (UE) sebesar 8,47%.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPS: Impor Indonesia...
BPS: Impor Indonesia Naik 1,64% di Juli 2022
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
BPS: Impor Indonesia...
BPS: Impor Indonesia Maret 2023 Turun 6,26% Jadi USD20,59 Miliar
Nilai Impor Indonesia...
Nilai Impor Indonesia di Juli 2022, Naik 1,64 Persen
Terkontraksi, Impor...
Terkontraksi, Impor Januari Hanya Capai USD13,34 Miliar
BPS: Kinerja Impor RI...
BPS: Kinerja Impor RI Juli 2020 Rontok 32,55%
Berita Terkini
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
1 jam yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
1 jam yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
2 jam yang lalu
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
2 jam yang lalu
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
3 jam yang lalu
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
4 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved