Jadi Pengawal Sektor Jasa Keuangan, OJK Tingkatkan Kualitas SDM

Sabtu, 17 Agustus 2019 - 22:43 WIB
Jadi Pengawal Sektor...
Jadi Pengawal Sektor Jasa Keuangan, OJK Tingkatkan Kualitas SDM
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berbenah dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)-nya karena mereka adalah aset utama dalam efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi pokok OJK.

"Dengan SDM OJK yang unggul, saya percaya kita akan dapat membawa OJK menjadi semakin kredibel pada garda terdepan dalam mengawal sektor jasa keuangan melewati berbagai tantangan yang sangat dinamis dan juga memastikan perlindungan konsumen terpenuhi," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso saat sambutan upacara peringatan HUT RI ke-74 di Jakarta, Sabtu (17/8/2019).

Dia melanjutkan, sepanjang semester I/2019 stabilitas sektor jasa keuangan masih terjaga dengan baik di tengah himpitan dinamika perekonomian global.

Capaian yang diraih ini tentunya tidak lepas dari peran seluruh insan OJK. Namun demikian, Wimboh mengingatkan, ke depan tantangan yang membayangi sektor jasa keuangan akan semakin dinamis.

Tantangan pertama adalah perlambatan ekonomi akibat ketidakpastian perekonomian global diperkirakan masih berlanjut. Kedua, perkembangan teknologi finansial telah merubah lanskap sektor jasa keuangan.

"Selain itu, kita juga dihadapkan pada besarnya tuntutan masyarakat untuk senantiasa menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mendorong industri jasa keuangan lebih berperan nyata bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyakat," beber dia.

Menyikapi berbagai tantangan ini, tentunya OJK perlu mengambil sikap yang tidak hanya responsif namun juga antisipatif atas potensi tantangan ke depan.

"Kita juga tidak bisa hanya fokus pada stabilitas semata. Peran industri jasa keuangan sangat dibutuhkan untuk menggerakkan roda perekonomian kita," tegasnya.

Pada momentum HUT RI ke-74, Wimboh juga mengingatkan kepada jajarannya bahwa saat ini Indonesia memang telah merdeka, namun diperlukan manusia-manusia bermental baja yang dapat berkontribusi demi mewujudkan cita-cita bangsa, yakni mewujudkan suatu negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

“Indonesia merdeka tidak ada gunanya bagi kita, apabila kita tidak sanggup untuk mempergunakannya memenuhi cita-cita rakyat kita: hidup bahagia dan makmur dalam pengertian jasmani dan rohani," kata Wimboh mengutip perkataan Bung Hatta sang pendiri bangsa.

Untuk itu, harapannya kepada seluruh Insan OJK agar dapat terus menerus mengasah kapasitasnya demi kemajuan bersama dan tentunya dorongan ini harus dimulai dari sekarang dan dimulai dari diri sendiri.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Di Peringatan 45 Tahun...
Di Peringatan 45 Tahun Diaktifkan Kembali Pasar Modal Indonesia, OJK Dorong Jaga Stabilitas Pasar Modal
OJK Kini Berusia 9 Tahun,...
OJK Kini Berusia 9 Tahun, Harapan Besar Membayangi
Berumur 9 Tahun, OJK...
Berumur 9 Tahun, OJK Masih Berdiri Tegak di Tengah Badai
Wejangan Ekonom Bagi...
Wejangan Ekonom Bagi OJK Memasuki Usia ke 9 Tahun
Bos OJK Minta Dukungan...
Bos OJK Minta Dukungan Perusahaan Keuangan Global Pulihkan Ekonomi Indonesia
Akhir Tahun Sektor Jasa...
Akhir Tahun Sektor Jasa Keuangan Stabil dengan Kinerja Membaik
Berita Terkini
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
43 menit yang lalu
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
2 jam yang lalu
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
2 jam yang lalu
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
3 jam yang lalu
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
4 jam yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved