Sri Mulyani Masih Pelajari Anggaran untuk Ibu Kota Baru

Selasa, 27 Agustus 2019 - 15:40 WIB
Sri Mulyani Masih Pelajari...
Sri Mulyani Masih Pelajari Anggaran untuk Ibu Kota Baru
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pihaknya masih mempelajari master plan yang sedang dibuat oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait anggaran untuk ibu kota baru.

Seperti diketahui, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara yang berada di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) ditetapkan sebagai lokasi ibu kota negara yang baru, menggantikan DKI Jakarta.

"Kami akan mempelajari master plan yang dibangun oleh Kementerian PUPR dan Bappenas. Bagaimana dari sisi kebutuhan pembangunannya sendiri, mulai dari status asetnya, tanah. Selain itu kita juga harus memikirkan seluruh aset-aset yang ada di DKI Jakarta ini sehingga kita juga akan lihat inventarisasi," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Sri Mulyani melanjutkan, pihaknya juga akan melihat secara keseluruhan kemungkinan-kemungkinan pembiayaan yang diharapkan bisa dibuat seminimal mungkin.

"Bagaimana pelaksanaan proyek untuk pemindahan itu sendiri. Apakah bertahap atau sekaligus. Semuanya masuk di dalam rencana yang akan kita kaji secara matang," tuturnya.

Menurut dia, master plan yang disusun oleh Bappenas dan Kementerian PUPR nantinya harus dikomunikasikan ke seluruh Kementerian/Lembaga (K/L). Selain itu, pengalokasian anggaran juga masih menunggu undang-undang yang memayungi pemindahan ibu kota.

"Saya lihat dari Kementerian PUPR dan Bappenas ada beberapa pos yang sudah disediakan namun jumlahnya belum signifikan. Saya kira itu karena mereka masih dalam bentuk kajian dan masih dalam bentuk awal dari infrastruktur yang akan dibangun. Nanti kita akan lihat secara bersama-sama," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Realisasi APBN Semester...
Realisasi APBN Semester I/2020, Sri Mulyani: Memburuk Sepanjang Tahun
Sri Mulyani Beberkan...
Sri Mulyani Beberkan Arah Belanja Tahun Depan yang Tembus Rp3.304 Triliun
Sah! RAPBN 2023 Jadi...
Sah! RAPBN 2023 Jadi Undang-undang: Belanja Negara Tembus Rp3.000 Triliun
Sri Mulyani Berpikir...
Sri Mulyani Berpikir Keras Biar Generasi Muda Paham APBN
Kejar Pendapatan Negara...
Kejar Pendapatan Negara Rp2.463 Triliun di RAPBN 2023, Sri Mulyani Didukung DPR
Realisasi Belanja Negara...
Realisasi Belanja Negara Baru Terserap 61,6%, Ini Rinciannya
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
9 jam yang lalu
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
10 jam yang lalu
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
10 jam yang lalu
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
11 jam yang lalu
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
11 jam yang lalu
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
12 jam yang lalu
Infografis
Rusia Sekarang Dapat...
Rusia Sekarang Dapat Menyerang 3 Ibu Kota Sekutu NATO
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved