Konsorsium Pertamina Siap Menggarap Blok Migas West Ganal Kaltim

Rabu, 28 Agustus 2019 - 01:06 WIB
Konsorsium Pertamina...
Konsorsium Pertamina Siap Menggarap Blok Migas West Ganal Kaltim
A A A
JAKARTA - Konsorsium Pertamina memenangkan Wilayah Kerja Migas West Ganal di lepas pantai Kalimantan Timur, bersama Eni Indonesia Limited dan Neptune Energy West Ganal B.V. Kemenangan lelang WK Migas Konvensional Tahap II tersebut diumumkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pada Senin (26/8/2019).

WK West Ganal yang diperkirakan masih memiliki kandungan gas lebih dari 600 BSCF merupakan WK keempat yang akan berkontribusi bagi produksi migas Pertamina di wilayah Kalimantan Timur, setelah Blok Mahakam, Blok Sangasanga, dan Blok East Kalimantan-Attaka.

Direktur Hulu Pertamina, Dharmawan Samsu, menjelaskan wilayah kerja West Ganal akan melengkapi portofolio bisnis hulu Pertamina. Dengan wilayah kerja baru ini, perusahaan dapat melakukan sinergi dengan blok migas lainnya yang juga dikelola anak usaha Pertamina, khususnya di Kalimantan Timur.

"Kami menyambut baik kepercayaan pemerintah kepada Pertamina sebagai perusahaan energi nasional dan diharapkan dapat menciptakan efisiensi lebih maksimal pada pengelolaan blok migas di wilayah tersebut," ujar Dharmawan di Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Menurut Dharmawan, saat ini, di sektor Hulu Pertamina melalui anak perusahaannya PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) telah beroperasi di Kalimantan Timur melalui anak perusahaannya yakni PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT), Pertamina Hulu Mahakam (PHM), dan Pertamina Hulu Sanga-sanga (PHSS).

Wilayah Kerja West Ganal telah diumumkan Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar dimenangkan Pertamina bersama konsorsium karena proposal yang ditawarkan di atas ekspektasi pemerintah. Dari WK tersebut, pemerintah akan menerima bonus tanda tangan (signature bonus) USD30,1 juta (setara Rp429 miliar) dan komitmen kerja pasti 5 tahun pertama sebesar USD159,3 juta.

Menurut Dharmawan, Pertamina bersama konsorsium berkomitmen untuk melakukan eksplorasi melalui kegiatan study G&G, Sesmik 2D sepanjang 600 km dan Sesmik 3D seluas 600 km², serta pemboran empat sumur eksplorasi.

"Di wilayah kerja ini, bersama konsorsium kami memiliki komitmen pasti untuk melakukan eksplorasi, termasuk pengeboran empat sumur," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian ESDM Bakal...
Kementerian ESDM Bakal Lelang 3 WK Migas Terminasi Akhir Tahun Ini
Jaga Investasi Hulu...
Jaga Investasi Hulu Migas, Kementerian ESDM Segera Lelang 10 WK Migas di Kuartal III
Pemerintah Lelang 8...
Pemerintah Lelang 8 WK Migas Tahap II 2021, Ini Daftarnya
Gairahkan Investasi...
Gairahkan Investasi Hulu Minyak dan Gas, Pemerintah Lelang 12 WK Migas
Hasil Lelang Wilayah...
Hasil Lelang Wilayah Kerja Jadi Sinyal Positif Investasi Migas RI
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
Jejak Pendidikan Stella...
Jejak Pendidikan Stella Christie, Wamen yang Jadi Komisaris Pertamina Hulu Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved