Bandara Maratua Perkuat Konektivitas Perbatasan Indonesia

Selasa, 03 September 2019 - 00:22 WIB
Bandara Maratua Perkuat...
Bandara Maratua Perkuat Konektivitas Perbatasan Indonesia
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan terus memperkuat kedaulatan negara dan memperlancar konektivitas, melalui pembangunan bandara di wilayah 3T Tertinggal, Terluar dan Terdepan. Pembangunan bandara sejalan dengan amanat Peraturan Menteri (PM) No 39 tahun 2019 tentang Tatanan Kebandarudaraan Nasional.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana Banguningsih Pramesti, menjelaskan pembangunan bandara di wilayah 3T memiliki peran dan fungsi untuk mempererat wawasan nusantara, dan kedaulatan negara, dengan menghubungkan rute penerbangan dari daerah yang sulit dijangkau (terisolir), serta membutuhkan waktu lama dengan jalur darat dan laut.

"Kami berkomitmen untuk membangun dan mengembangkan semua bandara di wilayah 3T, dengan tujuan membuka akses sehingga masyarakat yang bermukim dapat terhubung dengan daerah lain," kata Polana, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (2/9/2019).

Salah satu bandara yang dibangun Ditjen Hubud adalah Bandar Udara Maratua, di Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kecamatan Maratua yang memiliki luas wilayah 4.119,54 kilometer persegi terbagi menjadi 4 desa yaitu Maratua Payung Payung, Maratua Bohesilian, Maratua Teluk Alulu dan Maratua Teluk Harapan merupakan daerah kepulauan.

Maka sebagian besar wilayahnya, merupakan perairan dan hanya bisa diakses melalui jalur laut maupun udara. Pulau ini merupakan salah satu pulau terluar di Indonesia karena berbatasan langsung dengan laut Filipina.

Kepala Satuan Pelayanan Bandara Maratua, Zaldi Ardian, menjelaskan daerah Maratua dan sekitarnya merupakan daerah kepulauan, dengan potensial terbesar sektor perikanan dan wisata dasar laut. Sehingga Maratua menjadi salah satu tujuan wisata untuk wisatawan domestik dan mancanegara.

"Kehadiran Bandar Udara Maratua sangat penting dan dibutuhkan bagi masyarakat maupun wisatawan yang datang. Selain itu, kehadirannya juga dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat," ujar Zaldi.

Zaldi menerangkan, Bandara Maratua mulai beroperasi sejak Juni 2017. Dimana, penerbangan pertama dilayani carter maskapai Wings Air pada Mei disusul dengan layanan komersial long term carter Garuda Indonesia pada Oktober 2017. Bandar Udara Maratua diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 25 Oktober 2018.

"Rute penerbangan saat ini meliputi Maratua-Berau, Maratua-Tarakan dan Maratua-Balikpapan dengan dilayani maskapai Transnusa dengan pesawat tipe ATR 72-600 dan maskapai Susi Air dengan pesawat tipe C208-B," sebut Zaldi.

Bandar Udara Maratua memiliki runway (landas pacu) sepanjang 1.600 m x 30 m, taxiway 75 m x 18 m, apron 100 m x 70 m. Sementara, terminal penumpang seluas 750 meter persegi (termasuk kantor administrasi).
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kinerja BBKFP Tembus...
Kinerja BBKFP Tembus Target, 2020 Perluas Pasar dan Launching Wisata Terbang
Orang-orang Jadi Takut...
Orang-orang Jadi Takut Terbang Lagi Seiring Kasus Covid-19 Meningkat
Bandara Halim Bakal...
Bandara Halim Bakal Dipugar, Operasional Penerbangan Akan Dialihkan ke Bandara Ini
Kemenhub Tetapkan 40...
Kemenhub Tetapkan 40 Bandara Internasional Baru, Ini Daftarnya
Kapasitas Penumpang...
Kapasitas Penumpang Pesawat Akan Diizinkan 100% Secara Berkala
Main Layang-layang di...
Main Layang-layang di Kawasan Bandara Bisa Kena Denda Rp1 Miliar, Masih Berani?
Berita Terkini
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
6 menit yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
40 menit yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
1 jam yang lalu
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
4 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
4 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
5 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved