Awal Pekan, Rupiah Diprediksi Menguat
Senin, 09 September 2019 - 09:06 WIB
Awal Pekan, Rupiah Diprediksi Menguat
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Senin ini diprediksi menguat. Penguatan ini seiring perang perdagangan antara Amerika Serikat (AS) versus China yang cenderung mereda, ketika wacana negosiasi kedua negara kembali bergulir.
Sebelumnya kedua ekonomi besar dunia tersebut saling mengancam bakal menerapkan tarif impor tinggi terhadap produk satu sama lain. Hal itu sempat membuat pasar mata uang mengalami tekanan, tidak terkecuali terhadap negara-negara berkembang seperti Indonesia.
"Rupiah hari ini kemungkinan bisa menguat. Pasar menyambut positif negosiasi dagang lanjutan antar AS dan China di bulan Oktober," ujar Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Senin (9/9/2019).
Dia menambahkan, meski demikian, pasar akan mewaspadai efek samping dari perang dagang seperti ekspor China bulan Agustus yang menurun, dan Data Tenaga Kerja AS yang masih solid.
"Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada hari ini berpotensi bergerak di kisaran Rp14.060-Rp14.150 per USD," pungkasnya.
Sebelumnya kedua ekonomi besar dunia tersebut saling mengancam bakal menerapkan tarif impor tinggi terhadap produk satu sama lain. Hal itu sempat membuat pasar mata uang mengalami tekanan, tidak terkecuali terhadap negara-negara berkembang seperti Indonesia.
"Rupiah hari ini kemungkinan bisa menguat. Pasar menyambut positif negosiasi dagang lanjutan antar AS dan China di bulan Oktober," ujar Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Senin (9/9/2019).
Dia menambahkan, meski demikian, pasar akan mewaspadai efek samping dari perang dagang seperti ekspor China bulan Agustus yang menurun, dan Data Tenaga Kerja AS yang masih solid.
"Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada hari ini berpotensi bergerak di kisaran Rp14.060-Rp14.150 per USD," pungkasnya.
(ven)