Kejar Target Produksi Migas, Kolaborasi Pemerintah-KKKS Jadi Kunci

Senin, 09 September 2019 - 14:21 WIB
Kejar Target Produksi...
Kejar Target Produksi Migas, Kolaborasi Pemerintah-KKKS Jadi Kunci
A A A
JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menekankan pentingnya kolaborasi antara industri hulu migas dengan pemerintah. Sinergi antara pemerintah dan Kontraktor Kontrak Kerja sama (KKKS) diharapkan mampu meningkatkan eksplorasi dan optimasi produksi migas nasional.

“Untuk menuju produksi 1 juta barel merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dengan KKKS. Sekarang target lifting 775.000 barel per hari (bph) menjadi tantangan bersama,” ujar Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, di Jakarta, Senin (9/9/2019).

Menurut terdapat sejumlah kebijakan yang akan diterapkan pemerintah dalam rangka mendorong eksplorasi dan optimasi produksi. Dalam hal ini, pemerintah akan menerbitkan peraturan terkait keterbukaan data migas serta penerapan teknologi enhanced oil recovery (EOR).

“Kita butuh banyak investasi untuk mendorong eksplorasi dan optimasi produksi. Tentu juga harus dibarengi dengan stabilitas investasi dan membangun komunikasi dengan lebih baik dengan investor untuk melakukan eskplorasi potensi cadangan migas dan optimasi produksi,” kata dia.

Pihaknya menyebut, terdapat 10 potensi cadangan migas yang telah ditawarkan kepada investor. Ia berharap para stakeholder di sektor hulu migas tertarik dan ikut menggarap potensi tersebut.

“Kami menyadari bahwa investor dihadapkan pada tantangan berinvestasi di Indonesia. Sebab itu, kolaborasi perlu terus ditingkatkan antara pemerintah dengan investor,” kata dia.

Sementara itu, Pejabat Presiden Indonesian Petroleum Association (IPA), Bij Agarwal menyatakan bahwa ke depan Indonesia masih memiliki peluang besar meningkatkan investasi hulu migas. Meski begitu perlu kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan pelaku industri hulu migas.

“Kita semua sepakat bahwa Indonesia masih punya peluang untuk mendapatkan investasi ke depan dengan izin yang semakin mudah dan era baru keterbukaam data. Kolaborasi itu untuk mendukung eksplorasi dan mengoptimalkan produksi,” kata dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia Punya 128...
Indonesia Punya 128 Cekungan Minyak dan Gas, Tapi Baru 20 yang Tokcer
Bukan Susut, Konsumsi...
Bukan Susut, Konsumsi Migas Justru Melesat di 2050
Produksi Minyak RI Diyakini...
Produksi Minyak RI Diyakini Bakal Bertambah 3.500 Barel Minyak per Hari
Pemda Didorong Berkolaborasi...
Pemda Didorong Berkolaborasi Tingkatkan Produksi Migas
SKK Migas Tebar 31 Penghargaan,...
SKK Migas Tebar 31 Penghargaan, PetroChina Jabung Raih ACE Award
Ini Penyebab Produksi...
Ini Penyebab Produksi Migas Tahun 2021 Tak Akan Sesuai Target
Berita Terkini
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
26 menit yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
1 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
2 jam yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
2 jam yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
4 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
6 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved