Menteri Basuki Pacu Inovasi Pelaku Jasa Konstruksi Indonesia

Sabtu, 14 September 2019 - 04:14 WIB
Menteri Basuki Pacu...
Menteri Basuki Pacu Inovasi Pelaku Jasa Konstruksi Indonesia
A A A
BALI - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong para pelaku industri jasa konstruksi nasional melakukan inovasi, kreativitas dan perubahan kultur sebagai kunci memenangkan persaingan. Ditambah membangun daya tahan industri konstruksi di tengah pelemahan ekonomi global.

Hal ini penting karena Indonesia saat ini menjadi pasar konstruksi terbesar di Asia Tenggara dan peringkat empat di Asia. Sektor konstruksi juga turut memberikan kontribusi hingga 10% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Indonesia.

“Penggunaan BIM sudah dimulai oleh Puslitbang Permukiman dalam perencanaan bangunan dan berkembang saat ini digunakan dalam perencanaan pembangunan Stadion Manahan Solo. Kedepan kita kembangkan dalam membangun bendungan,” kata Menteri Basuki.

Turut hadir Ketua ASEAN Constructors Federation (ACF), Joseph Pangalila, Presiden International Federation of Asian and Western Pacific Contractors, Mohammad Ali Janah, dan Ketua Asosiasi Kontraktor Indonesia, Budi Harto.

Manfaat dari penggunaan teknologi ini antara lain, meningkatkan efisiensi dan akurasi, proses desain dan konstruksi yang lebih ramping dan transparan, akurasi dalam setiap perhitungan, menghindari kesalahan mulai perencanaan hingga pelaksanaaan, waktu pelaksanaan yang lebih cepat dalam suatu proyek konstruksi.

Hal tersebut, memang tidak terlepas dari kemampuan BIM yang dapat mensimulasikan seluruh informasi proyek bangunan atau konstruksi ke dalam bentuk model 3D sampai 7D, yaitu dengan menerapkan building data, project schedule, cost planning, energy analysis dan operation serta maintenance.

Perkembangan teknologi digital juga dimanfaatkan para kontraktor untuk mengaplikasikan metode lean construction pada proyeknya. Metode ini difokuskan untuk menghilangkan aktivitas yang tidak memiliki nilai tambah atau dianggap sebagai pemborosan maupun kerugian.

Tujuan lain dari penerapan lean construction adalah untuk memberi efek positif pada ketepatan waktu penyelesaian, kualitas dan biaya operasional yang dikeluarkan. Lean construction mengadopsi budaya kerja Toyota dan metode Toyota dalam proses produksi yang meminimalisir pemborosan, namun produk yang dihasilkan tetap memenuhi kualitas yang diinginkan.

Sementara Ketua AKI Budi Harto optimis pasar konstruksi Indonesia bisa tumbuh ditengah perlambatan ekonomi global. Salah satunya adalah rencana Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur yang membutuhkan biaya sekitar Rp466 triliun dari APBN, Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha serta investasi.

“Hal ini merupakan tantangan sekaligus peluang baru bagi semua kontraktor untuk ambil bagian dalam pembangunan Ibu Kota Negara tersebut, yang memerlukan penambahan infrastruktur secara masif,” kata Budi Harto.

Konferensi Internasional AKI diselenggarakan sebagai forum para pelaku industri konstruksi berbagi pengetahuan, pengalaman dan penggunaan teknologi baru di sektor konstruksi. Inovasi diperlukan sebagai adaptasi terhadap perubahan global salah satunya perkembangan pesat teknologi informasi. Penguasaan dan pemanfaatan teknologi informasi oleh para pelaku industri konstruksi Indonesia menjadi keniscayaan untuk bisa bersaing dalam kompetisi global.

Salah satu teknologi yang tengah di dorong Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) adalah aplikasi Building Information Modelling atau BIM. Kementerian PUPR selaku regulator, turut beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi dengan menjadikan penerapan BIM sebagai syarat untuk menjaga kualitas proses konstruksi. Diharapkan dunia konstruksi juga terpacu untuk mulai meningkatkan kemampuan dan praktek penggunaan BIM sebagai kewajiban di seluruh proyek.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran...
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran yang Ramah Lingkungan dan Humanis
PUPR Perpanjang Masa...
PUPR Perpanjang Masa Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Venues PON
Efisiensi, Kementerian...
Efisiensi, Kementerian PUPR Bersiap Lakukan Reorganisasi Balai
Menteri Basuki Perbaiki...
Menteri Basuki Perbaiki 2.000 Rumah Tidak Layak Huni di Bengkulu
Antisipasi Kekeringan,...
Antisipasi Kekeringan, Menteri Basuki Optimalkan Infrastruktur Tampungan Air
Dukung Pemulihan Ekonomi,...
Dukung Pemulihan Ekonomi, Menteri Basuki Target Jembatan Sei Rampung 2021
Berita Terkini
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
11 jam yang lalu
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
12 jam yang lalu
Mengulik Strategi Indonesia...
Mengulik Strategi Indonesia dalam Mengejar PLTS 100 GW, Apa yang Dibutuhkan?
13 jam yang lalu
Kisah BRILink Agen John,...
Kisah BRILink Agen John, Dorong Perekonomian Masyarakat Perbatasan RI-Papua Nugini
13 jam yang lalu
Bisnis F&B Tumbuh Pesat,...
Bisnis F&B Tumbuh Pesat, Bali Jadi Hotspot Baru Ekspansi Franchise di Indonesia
14 jam yang lalu
Petani Sawit Apresiasi...
Petani Sawit Apresiasi PKS Taat HPP di Tengah Anjloknya Harga TBS
15 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved