Gabungan Pabrik Rokok Surabaya Ingin Tarif Kenaikan Cukai Moderat

Senin, 16 September 2019 - 15:02 WIB
Gabungan Pabrik Rokok...
Gabungan Pabrik Rokok Surabaya Ingin Tarif Kenaikan Cukai Moderat
A A A
JAKARTA - Gabungan Pabrik Rokok (Gapero) Surabaya berharap agar pemerintah menetapkan dua kebijakan cukai, yakni pertama kebijakan tarif yang moderat dan adil pada setiap jenis hasil tembakau dan golongan, baik golongan I, golongan II, dan golongan III. Hal ini guna menjaga stabilitas industri dalam bersaing dan berkontribusi bagi penerimaan Negara.

“Kami juga tidak ingin kenaikan tarif yang tinggi ini dimanfaaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengedarkan produk rokok ilegal,” terang Ketua Gabungan Pabrik Rokok (Gapero) Surabaya, Sulami Bahar di Jakarta, Senin (16/9/2019).

Kedua, Gapero Surabaya berharap kenaikan Harga Jual Eceran (HJE) yang wajar. Menurut Sulami, besaran HJE pada masing-masing jenis hasil tembakau per golongan mempertimbangkan kemampuan bersaing dari seluruh pemain industri hasil tembakau (IHT) di Indonesia.

Bagi IHT, HJE merupakan satu-satunya amunisi dalam bersaing dengan pemain-pemain IHT lainnya. “IHT sangat sensitif dengan setiap perubahan kebijakan tarif dari HJE, khususnya jika terjadi kenaikan yang drastis,” kata Sulami.

Dikatakan Sulami, kenaikan tarif yang drastis dan tiba-tiba, baik terhadap HJE maupun tarif cukai dapat secara langsung berakibat pada penurunan kemampuan produksi dan penjualan IHT. Dalam jangka panjang, hal ini dapat merobohkan pertahanan bisnis IHT yang telah menurun beberapa tahun terakhir ini.

Selain itu, Sulami juga mengingatkan bahwa kenaikan HJE akan menjadi peluang besar bagi para pemain rokok ilegal untuk kembali masuk dan merenggut pasar IHT yang legal. “Kami berharap agar perjuangan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) dalam pemberantasan rokok ilegal dapat diimbangi dengan kebijakan cukai yang tepat bagi rokok legal,” kata Sulami.

Gapero Surabaya kembali berharap kenaikan HJE yang wajar dan berkeadilan pada masing-masing jenis hasil tembakau dan golongan perusahaan baik golongan I, II maupun III, terutama SKM, dan SPM golongan IIA dan IIB.

“Bahwa IHT tengah menghadapi peraturan-peraturan lain yang semakin memperketat kegiatan usaha. Namun, selama ini IHT senantiasa berkomitmen untuk melanjutkan investasi dan berkontribusi secara optimal terhadap penerimaan Negara,” paparnya. .

Pemerintah seperti diketahui memutuskan menaikkan cukai sebesar 23% dan Harga Jual Eceran (HJE) sebesar 35%. Kebijakan yang diputuskan pada rapat terbatas Presiden Jokowi bersama jajaran menteri kabinet pada Jumat (13/09) di Istana Kepresidenan itu akan berlaku mulai 1 Januari 2020.

Gapero Surabaya menekankan informasi rencana kenaikan cukai 23% dan harga jual eceran (HJE) 35% di berbagai media menjadi kekhawatiran bagi kalangan pelaku industri hasil tembakau (IHT) di wilayah Jawa Timur. Sulami bilang, IHT di Indonesia telah mengalami penurunan produksi dari tahun ke tahun.

Menurut catatan Gapero Surabaya, produksi IHT mengalami penurunan kisaran -1 hingga 2% tiap tahun. “Kenaikan cukai yang drastis dapat memperburuk situasi IHT yang telah menurun beberapa tahun terakhir ini,” jelasnya.

Gapero Surabaya yang beranggotakan para pelaku IHT golongan besar, menengah, dan golongan kecil, secara pasar tengah berjuang untuk bertahan sembari mencari pangsa pasar di Indonesia. “Sekali lagi, kebijakan tarif cukai sangat menentukan nasib anggota Gapero, termasuk di dalamnya ribuan tenaga kerja, jutaan petani tembakau, serta jutaan petani cengkeh yang merupakan tanggung jawab kami,” kata Sulami.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Simplifikasi Cukai Rokok...
Simplifikasi Cukai Rokok Dinilai Memuat Kepentingan Asing
Elemen Industri Rokok...
Elemen Industri Rokok Minta Pemerintah Tak Naikkan Cukai di 2023
Kenaikan Cukai Rokok...
Kenaikan Cukai Rokok Berpotensi Matikan Industri Rokok Kecil
Rokok Murah Makin Marak,...
Rokok Murah Makin Marak, Ini Biang Keladinya
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Dinilai Ganggu Ekonomi...
Dinilai Ganggu Ekonomi Masyarakat, Kenaikan Cukai Rokok Diminta Setop
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
4 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
4 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
4 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
4 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
5 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
5 jam yang lalu
Infografis
Trump Ingin Jadi Paus...
Trump Ingin Jadi Paus Berikutnya, Pimpin Gereja Katolik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved