Waspada Serangan Drone, Sistem Keamanan Kilang Minyak Perlu Ditingkatkan

Rabu, 18 September 2019 - 17:03 WIB
Waspada Serangan Drone,...
Waspada Serangan Drone, Sistem Keamanan Kilang Minyak Perlu Ditingkatkan
A A A
JAKARTA - Pemerintah meminta kontraktor kontrak kerjasama (KKKS) melakukan antisipasi ancaman dari luar terhadap fasilitas produksi maupun kilang minyak di dalam negeri. Hal itu menyusul terjadinya serangan pesawat nirawak (drone) terhadap fasilitas kilang milik Saudi Aramco di Arab Saudi.

“Kita himbau supaya fasilitas kilang maupun produksi minyak pasang anti drone. Jadi drone tidak bisa masuk ke wilayah fasilitas kilang ataupun produksi,” ujar Plt. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Djoko Siswanto, di Jakarta, Rabu (18/9/2019).

Menurut dia, sistem pengamanan fasilitas produksi maupun kilang perlu ditingkatkan seiring perkembangan teknologi. Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) tersebut beranggapan bahwa sistem pengamanan yang canggih memang sudah menjadi tuntutan perkembangan zaman mengamankan proyek vital nasional. “Memang ini sudah tuntutan zaman, apalagi merupakan proyek vital nasional,” kata dia.

Pihaknya juga memastikan serangan pada fasilitas kilang minyak milik Saudi Aramco di Arab Saudi akhir pekan lalu tidak berpengaruh terhadap ekspor minyak mentah ke Indonesia.

Pasalnya, impor minyak mentah dari Arab Saudi jumlahnya tidak banyak, hanya sekitar 110.000 barel per hari (bph) jauh dibandingkan total produksi dari fasilitas kilang Saudi Aramco mencapai 13,6 juta bph.

Akibat dari kejadian tersebut produksi Saudi Aramco yang terganggu hanya sekitar 5,7 juta bph, artinya masih sisa 7,9 juta bph.

Di sisi lain, imbuhnya, fasilitas produksi kilang Saudi Aramco yang terbakar bukan yang digunakan untuk melakukan ekspor ke Indonesia. “Sejauh ini masih aman. Mudah-mudahan segera kembali normal,” kata dia.

Dia memastikan bahwa Saudi Aramco tetap memenuhi komitmennya dalam melakukan ekspor minyak mentah ke Indonesia. Selain itu, pihaknya juga sedang menyiapkan pengamanan pasokan minyak di dalam negeri guna mengantisipasi apabila terjadi gangguan dari luar.

Pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) berencana membeli minyak perdana bagian ExxonMobil di Blok Cepu sebesar 600.000 barel. Rencananya pembelian perdana akan dilakukan pada 20 September 2019 mendatang.

“Kita nanti mau beli minyak ExxonMobil. Tanggal 20 September pengapalam perdana,” ungkap dia.

Meski begitu, pihaknya tidak menampik terbakarnya kilang Saudi Aramco berpengaruh terhadap harga minyak dunia. Pada awal pekan ini harga minyak Brent dari USD67,10 per barel pada Senin (16/9/2019) lalu meningkat menjadi USD67,83 per barel pada Selasa (17/9/2019).

Namun demikian pihaknya memastikan asumsi harga minyak mentah (Indonesia Crude Price/ICP) dalam APBN 2020 sebesar USD63 per barel masih cukup aman. “Tapi ini kan cuma kira-kira saja. Angka USD63 per barel untuk 2020 masih aman,” jelas dia.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Implementasi Penurunan...
Implementasi Penurunan Harga Gas Terkendala Teknis Lapangan
Gairahkan Investasi...
Gairahkan Investasi Hulu Minyak dan Gas, Pemerintah Lelang 12 WK Migas
Indonesia Dipastikan...
Indonesia Dipastikan Tidak Impor Migas dari Iran, ESDM: Pertamina Antisipasi Eskalasi Berlanjut
Lifting Migas Lemas,...
Lifting Migas Lemas, Pemerintah Tetap Optimis Capai 1 Juta Barel per Hari di 2030
Realisasi Lifting Migas...
Realisasi Lifting Migas di 2020 Capai 1.682 Mboepd
Banyak Harta Karun RI...
Banyak Harta Karun RI Belum Digarap, Terpendam di 68 Cekungan
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
12 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
19 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
45 menit yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
1 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
1 jam yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
3 jam yang lalu
Infografis
Waspada 8 Gejala Awal...
Waspada 8 Gejala Awal Hipertensi, Jangan Dianggap Sepele
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved