Gubernur BI Pastikan Indonesia Tidak Alami Resesi

Kamis, 19 September 2019 - 19:01 WIB
Gubernur BI Pastikan...
Gubernur BI Pastikan Indonesia Tidak Alami Resesi
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memastikan Indonesia tidak mengalami resesi akibat gejolak ekonomi global. Sementara beberapa negara maju saat ini telah mengalami resesi ekonomi akibat ketidakpastian global.

Perry mengatakan, Indonesia tidak mengalami resesi karena ekonomi masih tumbuh dan terjaga. Dia mengingatkan, perekonomian baru disebut mengalami resesi bisa terjadi penurunan pertumbuhan secara berturut-berturut.

"Resesi itu yaitu ketika sebuah negara pertumbuhannya turun secara turut-berturut tapi kita belum mengalami itu. Kita prediksi pertumbuhan ekonomi masih akan terjaga di kisaran 5,2% dan tahun depan 5,1%," ujar Perry di Gedung BI, Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Dia pun menegaskan bahwa BI selaku bank sentral akan terus melonggarkan kebijakan moneternya menyesuaikan perlambatan ekonomi global yang kini terjadi.

"Kita akan melanjutkan bauran kebijakan akomodatif dengan memangkas suku bunga, memperlonggar makroprudensi, sistem pembayaran dan operasi moneter," jelasnya.

Dia menambahkan pertumbuhan ekonomi Indonesia turut terpengaruh kondisi perekonomian global yang kurang menguntungkan tersebut. Ekspor diperkirakan belum membaik seiring permintaan global dan harga komoditas yang menurun, meskipun beberapa produk ekspor manufaktur seperti kendaraan bermotor tetap tumbuh positif.

"Kondisi ini berdampak pada belum kuatnya pertumbuhan investasi, khususnya investasi nonbangunan, sementara pertumbuhan investasi bangunan cukup baik didorong oleh pembangunan proyek strategis nasional," jelasnya.

Ke depan, bauran kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia dan pemerintah diprakirakan dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia. "Sehingga (pertumbuhan) berada di bawah titik tengah kisaran 5,0-5,4% pada 2019 dan meningkat menuju titik tengah kisaran 5,1-5,5% pada tahun 2020," jelasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kendati Resesi, BI Jabar...
Kendati Resesi, BI Jabar Sebut Ekonomi Makin Membaik
Konsumsi Rendah, BI...
Konsumsi Rendah, BI Akui Banyak Dana Mengendap di Bank
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Waspada! Konflik Geopolitik...
Waspada! Konflik Geopolitik AS vs China Picu Resesi Ekonomi Global
Cadangan Devisa Oktober...
Cadangan Devisa Oktober 2020 Tetap Tinggi, BI: Mampu Jaga Stabilitas
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved