35 Bank Diminta Genjot Penyaluran Kredit Jika Tak Ingin Kena Denda

Jum'at, 20 September 2019 - 16:20 WIB
35 Bank Diminta Genjot...
35 Bank Diminta Genjot Penyaluran Kredit Jika Tak Ingin Kena Denda
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mendorong 35 bank untuk meningkatkan penyaluran kredit lantaran memiliki angka Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) di bawah batas minimal ketentuan, yakni 84%. Bahkan BI menegaskan bakal mengenakan denda bagi bank yang tidak juga mengerek penyaluran kredit.

RIM sendiri merupakan perluasan dari rasio pinjaman terhadap pendanaan, atau kerap disebut Loan to Funding Ratio (LFR). Rasio ini digunakan untuk menilai seberapa besar ruang perbankan dalam menyalurkan kredit. Sesuai formulasinya, rasio likuiditas ini dihitung dari penyaluran kredit dan surat berharga yang dimiliki bank dibagi dengan pendanaan ditambah surat berharga yang diterbitkan bank.

"Jadi RIM di bawah batas minimal ketentuan, yakni 84% . Jika bank tidak juga mengerek penyaluran kredit, bank-bank tersebut terancam dikenakan denda," ujar Kepala Departemen Kebijakan Makroprundensial Juda Agung di Gedung BI, Jakarta, Jumat (20/9/2019).

Lebih lanjut, Ia tidak menuduh bank yang memiliki RIM rendah malas menyalurkan kredit. Sebenarnya menurutnya bank mau menyalurkan kredit, namun penyalurannya terhambat oleh permintaan yang melesu.

Maka dari itu, Juda Agung menambahkan dengan pelonggaran LTV diharapkan bisa memacu permintaan kredit khususnya sektor properti. "Kalau pendapatan lemah, uang muka tinggi tidak bisa (beli properti). Tapi kalau uang pendapatan sedikit turun tapi uang muka diperlonggar, sisi demandnya akan naik. Apalagi suku bunga turun, lebih lagi ini," ujarnya.

Diharapkan dengan adanya dorongan kebijakan moneter dan makro prudensial ini mampu mempercepat pertumbuhan sektor properti."Apalagi kalau ditambah kebijakan-kebijakan di sisi fiskalnya, atau pemerintah baik pusat dan daerah. Pasti akan lebih efektif," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Sudah Totalitas,...
BI Sudah Totalitas, Tapi Bunga Kredit Bank Merayap Pelan
BI Ungkap Perusahaan...
BI Ungkap Perusahaan Terus Tingkatkan Utangnya ke Bank
Penyaluran Kredit Perbankan...
Penyaluran Kredit Perbankan Bulan April 2020 Melambat 4,9%
Penurunan Bunga Kredit...
Penurunan Bunga Kredit Bank Lamban, BI Bersiap Lakukan Ini
Penyaluran Kredit Perbankan...
Penyaluran Kredit Perbankan Bulan Maret Meningkat 7,2%
Intermediasi Perbankan...
Intermediasi Perbankan Mulai Pulih, KPR dam Kredit UMKM Memimpin
Berita Terkini
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
33 menit yang lalu
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
1 jam yang lalu
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
1 jam yang lalu
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
2 jam yang lalu
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
2 jam yang lalu
Infografis
3 Penyebab Para Jenderal...
3 Penyebab Para Jenderal Israel Sudah Tak Ingin Serang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved