Tumbuh Melambat, Penerimaan Negara Baru Rp1.189 Triliun

Rabu, 25 September 2019 - 06:35 WIB
Tumbuh Melambat, Penerimaan...
Tumbuh Melambat, Penerimaan Negara Baru Rp1.189 Triliun
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan mencatatkan pendapatan negara hingga Agustus 2019 mencapai Rp1.189,28 triliun. Realisasi ini setara 54,9% dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 sebesar Rp2.165,1 triliun.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menjelaskan realisasi ini dibandingkan realisasi periode yang sama tahun 2018, tumbuh 7,3%. Namun, pertumbuhan itu lebih lambat dari tahun 2018 yang mampu naik 18,4%.

"Sampai dengan akhir Agustus, kondisi perekonomian di berbagai negara tidak cukup menggembirakan. Sehingga berpengaruh ke kita, dimana realisasi penerimaan sampai akhir Agustus hanya mencapai Rp1.189,3 triliun," ujar Sri Mulyani di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Selasa (24/9/2019).

Sri Mulyani menjelaskan, penerimaan tersebut berasal dari penerimaan berasal dari penerimaan perpajakan sebesar Rp920,2 triliun atau sudah mencapai 51,5% dari target APBN 2019. Realisasi ini tumbuh tipis 1,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp907,5 triliun.

Namun, pertumbuhan 1,4% itu melambat ketimbang tahun lalu yang mampu tumbuh hingga mencapai 16,5% di akhir Agustus 2019.

Sementara itu, penerimaan perpajakan berasal dari pajak sebesar Rp801,16 triliun atau mencapai 50,78% dari target yang sebesar Rp1.577,5 triliun, naik 0,21% dibandingkan dengan periode akhir Agustus 2018. Selain itu, terdiri dari penerimaan bea cukai Rp119 triliun atau 56,98% dari target Rp208,82%, ini tumbuh 10,1% dari Agustus 2018.

Dan dari pendapatan negara bukan pajak (PNBP) tercatat hingga akhir Agustus 2019 sebesar Rp268,1 triliun atau setara 70,9% dari target APBN sebesar Rp378,3 triliun. Angka ini tumbuh 11,6% dari tahun lalu, namun tumbuh melambat dari tahun 2017 ke 2018 yang naik 24,3%.

"Terlihat tahun ini terjadi pelemahan. Bila bandingkan pertumbuhan PNBP dan pajak lebih rendah dari tahun lalu. Ini menunjukkan pelemahan ekonomi membuat wajib pajak membayarkan pajak lebih rendah dari dua tahun berturut-turut, " jelasnya.

Adapun penerimaan dari hibah mencapai Rp1 triliun atau setara 220,6% target dalam APBN 2019 sebesar Rp400 miliar. "Ini memang naik dua kali lipat dari yang kita anggarkan," tutupnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pendapatan Negara di...
Pendapatan Negara di Sepanjang 2024 Tembus Rp2.842,5 Triliun, Berikut Rinciannya
PNBP Capai Rp554,5 Triliun...
PNBP Capai Rp554,5 Triliun Jelang Akhir Tahun, Ini Pendorongnya
Hampir Capai Target,...
Hampir Capai Target, Realisasi PNBP Tembus Rp476,5 Triliun
Cetak Rekor, PNBP Perikanan...
Cetak Rekor, PNBP Perikanan Tangkap Tumbuh 111% Capai Rp731 Miliar
Tren PNBP Merosot Seiring...
Tren PNBP Merosot Seiring Pelemahan Harga Komoditas
Ditjen Pajak Apresiasi...
Ditjen Pajak Apresiasi Kejati Jatim, Ini Sebabnya
Berita Terkini
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
25 menit yang lalu
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
33 menit yang lalu
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
39 menit yang lalu
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
1 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Berbagai Jenis ETF Sebelum Berinvestasi
1 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved